SUARARAKYAT.info|| Gresik– Acara tunangan (khitbah) antara Ladys, putri dari Bpk H. Suwakib dan Ibu Hj. Sutila, dengan Pratu PM Bayu Hanggara, putra dari Bpk. Suharto dan Ibu Eli Elvita Harahap, berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Acara dilaksanakan di kediaman Bpk H. Suwakib, Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.Minggu (14/12/2025)
Acara diawali dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai bentuk permohonan ridho dan keberkahan kepada Allah SWT atas niat baik kedua keluarga untuk mengikat hubungan yang lebih serius menuju jenjang pernikahan.
Tunangan ini dilaksanakan sebagai bentuk pernyataan keseriusan dan komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan hubungan ke tahap pernikahan. Selain itu, momen khitbah ini menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan resmi antar keluarga besar, guna membangun hubungan yang harmonis dan saling menghormati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam prosesi tersebut juga ditegaskan tujuan khitbah sebagai sarana memberikan kesempatan kepada kedua calon pasangan untuk saling mengenal lebih dalam, serta mempersiapkan diri secara mental, spiritual, dan sosial dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Khitbah ini juga bertujuan untuk menghindari kesalahpahaman terkait status hubungan, sehingga seluruh proses yang dijalani tetap sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam, serta menegaskan bahwa pinangan ini dilakukan secara resmi dan terbuka di hadapan keluarga.
Restu orang tua menjadi landasan utama dalam acara ini. Kedua keluarga sepakat bahwa tunangan merupakan langkah awal yang penting dalam memantapkan pilihan serta memastikan tidak adanya pihak lain yang mendahului pinangan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bpk H. Suwakib selaku orang tua dari Ladys menyampaikan harapan dan doa terbaiknya.
“Kami sebagai orang tua merasa bersyukur dan bahagia atas terlaksananya acara tunangan ini. Semoga niat baik ananda Ladys dan Bayu senantiasa mendapat ridho Allah SWT, diberi kelancaran hingga hari pernikahan nanti, serta mampu membangun rumah tangga yang harmonis, penuh tanggung jawab, dan saling menguatkan,” ujar Bpk H. Suwakib.
Acara tunangan ini ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh rangkaian menuju pernikahan dapat berjalan lancar serta membawa keberkahan dan kebaikan bagi kedua keluarga.
Penulis : Yusril Senoputra
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














