Home / TNI

TNI AL Lanal Bandung Lepas Ratusan Tukik di Ujung Genteng: Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kelestarian Laut Indonesia

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi-Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut dan satwa yang dilindungi, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung melaksanakan kegiatan pelepasan anak penyu (tukik) di pesisir pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Kamis (16/10/2025)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CIQar, didampingi Danposal Ujung Genteng, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan, serta staf administrasi penangkaran penyu Ujung Genteng. Dalam suasana yang penuh semangat dan keakraban, para prajurit TNI AL bersama masyarakat dan pengelola penangkaran secara simbolis melepaskan tukik ke laut lepas mengembalikan mereka ke habitat aslinya.

Menurut Danlanal Bandung, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk mendukung pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistem laut Indonesia, sekaligus sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat pesisir agar turut menjaga kelestarian satwa laut yang kini semakin terancam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Penyu merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi oleh undang-undang, karena populasinya kian menurun akibat perburuan, pencemaran, serta kerusakan habitat. Dengan kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa laut bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga rumah bagi keanekaragaman hayati yang harus dijaga,” ujar Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan.

 

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, penyu termasuk penyu hijau (Chelonia mydas) merupakan satwa yang dilindungi secara penuh. Namun, populasi penyu di berbagai wilayah Indonesia kini semakin berkurang akibat eksploitasi berlebihan dan pencemaran lingkungan laut.

READ  Korem 181/PVT Perkuat Sinergi Nasional Lewat Komsos Dukung Asta Cita di Papua Barat Daya

 

Danlanal Bandung menegaskan, kegiatan pelepasan tukik ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan TNI AL dalam mendukung konservasi laut, termasuk melalui pembinaan pos-pos TNI AL di wilayah pesisir untuk aktif terlibat dalam kegiatan pelestarian.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga laut adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat pesisir punya peran penting dalam mengawasi, melindungi, dan melestarikan penyu serta habitatnya. Tanpa keterlibatan masyarakat, program konservasi tidak akan berjalan optimal,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan, Danposal Ujung Genteng, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pengelola penangkaran penyu dan pemerintah daerah, untuk memantau perkembangan populasi tukik di kawasan Ujung Genteng. Ia juga menekankan pentingnya edukasi lingkungan kepada generasi muda agar tumbuh rasa cinta dan tanggung jawab terhadap laut.

“Kami ingin anak-anak muda di pesisir ini melihat langsung betapa pentingnya menjaga kehidupan laut. Tukik-tukik yang dilepas hari ini adalah simbol harapan bahwa laut Indonesia akan tetap hidup dan lestari,” ujar Andri.

Pelepasan tukik di Ujung Genteng menjadi momentum refleksi bersama tentang pentingnya kolaborasi antara aparat negara, lembaga konservasi, dan masyarakat. Di tengah ancaman pencemaran dan eksploitasi laut, langkah sederhana seperti melepas tukik menjadi simbol kuat dari semangat “Jaga Laut, Jaga Kehidupan”pesan moral yang dipegang teguh oleh jajaran TNI Angkatan Laut.

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at
Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas
Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai
Jembatan Garuda Tahap IV Capai 92 Persen, Harapan Baru bagi Akses Warga Klatifi
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Kodaeral XIV Mengikuti Webinar Sosialisasi dan Edukasi tentang Gejala Kanker Pada Anak
TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Cor Jalan 600 Meter di Kampung Tanah Rubuh, Percepat Akses dan Ekonomi Warga
Personel TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari, Melaksanakan Aktivitas Bakar Singkong dan Bercanda dengan Warga ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:29 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:24 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai

Kamis, 30 April 2026 - 16:44 WIB

Jembatan Garuda Tahap IV Capai 92 Persen, Harapan Baru bagi Akses Warga Klatifi

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 03:53 WIB

Kodaeral XIV Mengikuti Webinar Sosialisasi dan Edukasi tentang Gejala Kanker Pada Anak

Berita Terbaru