SUARARAKYAT.info || Sukabumi — Upaya peningkatan infrastruktur jalan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui kegiatan perbaikan dan pengaspalan (hotmix) di ruas strategis Sukabumi–Bogor. Proyek tersebut kini tengah berlangsung di wilayah Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Menariknya, proses pengerjaan jalan ini dilakukan pada malam hari. Hal itu bukan tanpa alasan. Menurut Bobi Ade, selaku Humas pelaksana pekerjaan, keputusan tersebut diambil untuk menghindari kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur padat tersebut pada siang hari.
“Benar, pekerjaan kami lakukan malam hari karena volume kendaraan di jalur ini sangat tinggi. Jadi, agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan lalu lintas tetap lancar, kami memilih waktu malam,” ujar Bobi kepada media, Jumat (10/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mengatur waktu pengerjaan, pihak pelaksana juga memastikan bahwa material dan mutu pekerjaan mengikuti standar spesifikasi teknis (spek) yang ditetapkan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Hal ini untuk menjamin kualitas lapisan aspal dan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Kami pastikan material dari PT Mayang Sari Bakti sebagai penyedia jasa yang digunakan sudah sesuai dengan standar dan mutu yang dianjurkan. Pengawasan pun dilakukan secara ketat agar hasilnya maksimal dan bisa bertahan lama,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah pengguna jalan menyambut positif pekerjaan tersebut. Mereka mengaku senang karena jalan yang sebelumnya berlubang dan bergelombang kini mulai diperbaiki dan terasa lebih nyaman saat dilalui.
“Sekarang jalannya mulai bagus, tidak seperti dulu yang banyak lubang. Jadi lebih aman, apalagi malam juga ada pengaturan lalu lintas dari petugas,” ujar Dedi, salah seorang pengendara yang rutin melintasi jalur tersebut.
Dengan pendekatan kerja malam hari dan komitmen terhadap standar kualitas, proyek hotmix ini diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan proyek infrastruktur jalan di daerah padat lalu lintas. Tidak hanya fokus pada hasil fisik, namun juga memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pengguna jalan.
Pekerjaan di ruas Sukabumi–Bogor ini merupakan bagian dari program peningkatan jalan provinsi tahun 2025 yang menyasar sejumlah titik strategis di Jawa Barat. Pemerintah berharap, dengan peningkatan kualitas jalan, arus distribusi ekonomi antarwilayah dapat semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
(Hs)














