Suararakyat.info.Cianjur- Dalam upaya mempererat sinergitas dan meningkatkan kewaspadaan serta keselamatan para nelayan di wilayah pesisir, Babinpotmar Ujung Genteng bersama Posmat Cidaun Lanal Bandung yang diwakili oleh Kopral Kepala TNI AL Irvan, melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat dan nelayan yang berada di kawasan muara laut Cisela, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh personel Satuan Pelayanan Pelabuhan Perikanan (Satpel PP) Jayanti serta perwakilan dari Kelompok Rukun Nelayan Jayanti. Dalam kegiatan ini, para pihak bersinergi memberikan himbauan, edukasi, dan berbagi informasi penting seputar keselamatan dan pengelolaan sumber daya kelautan serta perikanan kepada para nelayan.
Kopral Kepala Irvan dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam aktivitas melaut. Ia mengingatkan agar para nelayan selalu memeriksa kondisi kesehatan sebelum melaut, memperhatikan faktor cuaca, serta memantau pasang surut air laut. “Kami dari Babinpotmar menghimbau agar setiap nelayan senantiasa waspada. Perhatikan kondisi cuaca, alat keselamatan, dan jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan. Bila menemukan sesuatu yang mencurigakan, ganjil, atau bahkan terjadi kecelakaan laut, segera hubungi kami atau instansi terdekat,” ujarnya.(26/7/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, personel dari Satpel PP Jayanti turut berbagi informasi mengenai visi, misi, dan program-program yang sedang digalakkan dalam rangka pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Mereka juga membuka ruang dialog dan menampung aspirasi para nelayan terkait kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Pihak Rukun Nelayan Jayanti juga mengingatkan pentingnya komunikasi antar sesama nelayan dan seluruh pemangku kepentingan. “Kami selalu mendorong agar antar nelayan terus menjalin komunikasi yang baik dan menjaga kekompakan. Tantangan di laut tidak bisa dihadapi sendiri, butuh solidaritas dan sinergi,” ujar salah satu pengurus rukun nelayan.
Dalam kesempatan tersebut, Forum Nelayan Cisela menyampaikan aspirasi penting yang menjadi perhatian bersama, yaitu mengenai kondisi jalur lintas perahu di muara Cisela yang kian dangkal. Dengan jumlah perahu nelayan yang mencapai sekitar 200 unit, para nelayan berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan pengerukan atau pendalaman jalur parkir perahu agar aktivitas melaut tidak terhambat dan potensi kerusakan perahu dapat diminimalkan.
“Kami berharap ada perhatian serius ke depan, khususnya agar jalur lintas perahu ini bisa digali atau didalamkan. Saat ini cukup dangkal dan menyulitkan perahu keluar masuk terutama saat air surut,” ujar salah satu perwakilan nelayan.
Kegiatan monitoring dan komsos yang berlangsung dengan hangat ini menunjukkan komitmen TNI AL bersama stakeholder kelautan dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat pesisir. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan laut yang aman, nelayan yang sejahtera, serta perikanan yang berkelanjutan di wilayah selatan Cianjur.
(Cep toto)














