Putera Inhil Masuk 45 Tokoh Inspiratif Nasional: Muhammad Rizki Nur Asri Angkat Marwah Budaya Melayu ke Panggung Komunitas Indonesia

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Tembilahan — Di tengah arus modernisasi yang kian deras, secercah harapan tentang pelestarian budaya muncul dari tanah Melayu, tepatnya Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Muhammad Rizki Nur Asri, S.H., M.H., yang dikenal sebagai Putera Kebudayaan Riau 2024, resmi mencatatkan namanya sebagai salah satu dari 45 tokoh inspiratif nasional dalam ajang bergengsi Kaleidoskop Duta Komunitas Indonesia – Festival Komunitas 2024–2025.

Ajang yang diprakarsai oleh Youtz Community Hub ini mempertemukan para pegiat komunitas, aktivis sosial, duta budaya, serta tokoh muda dari berbagai provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membangun semangat kebangsaan melalui jalan komunitas.(19/7/2025)

Muhammad Rizki tampil penuh wibawa mengenakan busana adat Melayu lengkap dengan tanjak, lambang kehormatan dan kejayaan budaya. Dalam sesi panggung inspirasi, ia tidak hanya membagikan gagasan tentang pentingnya pelestarian budaya daerah di tengah gempuran digitalisasi, tapi juga menghadirkan narasi kuat tentang identitas dan jati diri anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, ini bukti nyata kontribusi dari tanah Melayu, Tembilahan, Riau,” tulis Rizki di akun media sosialnya usai penampilannya. Ia menyampaikan bahwa keterlibatannya bukan sekadar untuk tampil, namun membawa nilai, warisan, dan semangat dari kampung halamannya.

Prestasi ini disambut positif oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, tokoh budaya, hingga masyarakat luas. Salah satu pemerhati budaya Inhil yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Ini membuktikan bahwa anak-anak daerah juga bisa tampil di level nasional dengan membawa identitas budayanya. Rizki bukan hanya tampil, tapi dia membawa pesan.”

Namun, di balik cahaya keberhasilan ini, masih tersimpan ironi yang menjadi catatan penting dalam pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian budaya, khususnya di ranah daerah. Sebuah peristiwa kelabu yang terjadi pada ajang Bujang Dara tahun 2023 masih membekas di ingatan sebagian masyarakat.

READ  INISIATOR: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Menunjukkan Kepemimpinan yang Visioner

Salah satu orang tua dari peserta yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan yang dinilai tidak manusiawi dan diskriminatif dalam pelaksanaan ajang tersebut. “Anak kami, para finalis bujang dara, ditidurkan di aula sempit dan seadanya, sementara pendamping dari dinas tidur nyaman di hotel ber-AC. Ini bukan lagi sekadar persoalan fasilitas, tapi ini menyangkut marwah dan rasa hormat terhadap generasi muda yang sedang dididik menjadi duta budaya,” ungkapnya.

Kritik ini muncul bukan tanpa alasan. Ajang Bujang Dara selama ini menjadi wadah seleksi dan pembinaan generasi muda yang nantinya akan membawa nama daerah dalam berbagai event promosi budaya dan pariwisata. Namun ketika proses pembinaan dan pelaksanaan acara justru menempatkan peserta dalam posisi yang tidak layak, hal ini mencerminkan adanya ketimpangan yang serius dalam pengelolaan dan perhatian.

Masyarakat berharap, jangan sampai prestasi seperti yang ditorehkan oleh Muhammad Rizki Nur Asri hanya dijadikan simbol seremonial oleh pihak dinas terkait. Sebaliknya, perlu ada evaluasi mendalam agar pembinaan generasi muda di bidang budaya benar-benar dilakukan dengan hati, keadilan, dan tanpa embel-embel kepentingan.

“Jangan hanya tampil saat ada kepentingan dinas. Jangan jadikan anak-anak kita sebagai pajangan saat ada acara. Mereka perlu diperlakukan sebagai calon pemimpin budaya masa depan,” sambung narasumber tersebut.

Muhammad Rizki Nur Asri telah membuktikan bahwa seorang anak daerah bisa berbicara di tingkat nasional tanpa harus menanggalkan jati dirinya. Ia adalah gambaran nyata bahwa budaya bukan sekadar kostum, tapi nilai hidup yang harus dijaga.

Kini, masyarakat menanti agar semangat dan keteladanan seperti Rizki bisa dijadikan inspirasi bagi pembinaan generasi berikutnya. Bukan hanya dalam tampilan luar, tapi juga dalam sistem yang mendukung, fasilitas yang memadai, serta komitmen yang sungguh-sungguh dari seluruh pemangku kebijakan.

 

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayar Rp100 Ribu, Riwayat MyPertamina Hanya Catat 3 Liter: SPBU 54.641.31 Adan-Adan Gurah Diminta Klarifikasi Selisih Transaksi
Guncang Arena Bekasi, Praka Marinir Erwin Simangunsong Tumbangkan Lawan di Kickstriking ZXZ Prodigy
Wakil Pemuda Adat Dukung Pengelolaan Blok Masela, Pertambangan Buru Juga Harus Jadi Prioritas
TMMD Ke-129 Gelar Penyuluhan Wasbang & Hukum, Tanamkan Kesadaran Berbangsa serta Taat Aturan di Kampung Sesor
Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat
Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif
Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta
Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:20 WIB

Guncang Arena Bekasi, Praka Marinir Erwin Simangunsong Tumbangkan Lawan di Kickstriking ZXZ Prodigy

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Wakil Pemuda Adat Dukung Pengelolaan Blok Masela, Pertambangan Buru Juga Harus Jadi Prioritas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:03 WIB

TMMD Ke-129 Gelar Penyuluhan Wasbang & Hukum, Tanamkan Kesadaran Berbangsa serta Taat Aturan di Kampung Sesor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:28 WIB

Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif

Berita Terbaru