Kota Sorong, PBD — Suasana penuh khidmat dan semangat perubahan mewarnai pelantikan Badan Pengurus Kwongke Kaban Salukh Moi Provinsi Papua Barat Daya yang resmi dilantik pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di Gedung Lambert Jitmau, Jalan Merpati, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, provinsi Papua Barat Daya.
Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Papua Barat Daya, Jhony Way, yang mewakili pemerintah provinsi. Dalam pelantikan ini, Barbalina Osok resmi ditetapkan sebagai ketua organisasi perempuan tersebut untuk masa bakti yang baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam acara ini salah satu tokoh nasional asal daerah, yaitu Anggota DPD RI dari Dapil Papua Barat Daya, Pdt. Mamberob Y. Rumakeik, S.Si, M.Kes. saat di wawancarai oleh awak media, Pdt. Mamberob menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik dan menyampaikan harapan besar terhadap peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Keterlibatan perempuan dalam organisasi seperti Kwongke Kaban Salukh Moi bukan karena mereka tidak punya pekerjaan lain, tetapi karena ini adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat. Ini awal yang baik. Perempuan harus punya ruang, harus punya tempat dalam pengambilan kebijakan — baik dalam birokrasi, politik, maupun dalam kehidupan rumah tangga,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran organisasi perempuan seperti ini penting sebagai wadah pemberdayaan menuju jenjang yang lebih tinggi, baik di bidang pemerintahan, sosial, maupun ekonomi. Peran perempuan dalam pembangunan bangsa, menurutnya, tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan masyarakat secara keseluruhan.
“Kita harus beri apresiasi dan dukungan penuh terhadap organisasi perempuan seperti ini. Ketika perempuan maju, keluarga ikut maju. Dan ketika keluarga kuat, masyarakat dan bangsa pun ikut kuat,” tambah Senator Mamberob dalam pidatonya yang disambut antusias oleh para hadirin.
Organisasi Kwongke Kaban Salukh Moi sendiri merupakan wadah perempuan yang berbasis budaya Moi dan bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam pelestarian nilai-nilai lokal, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kapasitas kepemimpinan di berbagai bidang.
Dengan pelantikan ini, harapan besar ditumpukan kepada Barbalina Osok dan jajaran pengurus barunya untuk membawa organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan perempuan Papua Barat Daya.
Acara pelantikan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, mencerminkan semangat persatuan, sinergi antar elemen masyarakat, serta komitmen terhadap kemajuan daerah yang inklusif dan berkeadilan gender.
(Leo)














