Bambang Kosminto: Advokat DIY Gaungkan Layanan Hukum Gratis Lewat FERADI WPI

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Yogyakarta – Ketua Dewan Pimpinan Daerah FERADI WPI Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Kosminto, menegaskan komitmennya dalam membuka akses keadilan seluas-luasnya bagi masyarakat. Melalui program bantuan hukum tanpa biaya dan pembinaan advokat muda, FERADI WPI ingin mematahkan stigma bahwa proses hukum hanya milik kalangan atas.

Dalam wawancara bersama redaksi, Bambang Kosminto menyampaikan bahwa FERADI WPI adalah wadah advokat dan paralegal yang berakar dari gerakan Warung Paralegal Indonesia (WPI), sebuah inisiatif pelayanan hukum berbasis kerelawanan yang bertujuan membantu warga kecil tanpa dipungut bayaran.

“Kami ingin menghapus stigma bahwa mencari keadilan itu mahal. Melalui FERADI WPI, kami hadir dengan semangat pengabdian, bukan semata-mata profesionalisme,” tegas Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan Ketua Umum FERADI WPI: Hukum Harus Merata Bagi Semua

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., CMD., C.PFW., C.MDF., turut memberikan dukungan atas gerakan yang digelorakan oleh DPD FERADI WPI DIY. Menurutnya, semangat pelayanan hukum secara pro bono merupakan jantung perjuangan FERADI WPI di seluruh Indonesia.

“FERADI WPI tidak hanya hadir sebagai entitas advokasi hukum, tetapi sebagai manifestasi dari tanggung jawab etik dan sosial profesi advokat dalam menjamin tegaknya keadilan substantif di tengah masyarakat. Inisiatif yang dijalankan oleh Saudara Bambang Kosminto di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan representasi konkret dari visi nasional kami, yakni menghadirkan hukum sebagai instrumen pemberdayaan, bukan sekadar perangkat normatif. Keadilan tidak boleh menjadi hak eksklusif mereka yang memiliki daya beli, melainkan harus menjadi hak fundamental yang dijamin keberadaannya bagi seluruh warga negara, tanpa diskriminasi,” ujar Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., CMD., C.PFW., C.MDF.

Lebih lanjut, Donny menyampaikan pesan yang memotivasi seluruh jajaran advokat dan pejuang hukum muda:

“Jangan pernah lelah menjadi cahaya bagi saudara-saudara kita yang terpinggirkan. Di tengah gelapnya ketidakadilan, satu langkah kecil dengan niat tulus dapat menjadi suluh harapan. Ingatlah, keadilan bukan pemberian manusia, tetapi amanah dari Tuhan yang harus kita perjuangkan bersama. Setiap langkah kita di FERADI WPI adalah bagian dari ibadah sosial, ikhtiar suci untuk menegakkan hukum yang adil, bermartabat, dan membebaskan setiap jiwa dari belenggu ketidakadilan,” tutur Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., CMD., C.PFW., C.MDF. dengan penuh keyakinan.

Layanan Hukum Gratis dan Filosofi Pro Bono

FERADI WPI hadir dengan filosofi bahwa keadilan seharusnya tidak terhalang oleh kemampuan ekonomi. Warga bisa mendapatkan konsultasi, pendampingan, hingga bantuan hukum di berbagai tahapan, tanpa dikenai biaya.

READ  Yakub F Ismail : Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN

Pelayanan pro bono ini berjalan melalui subsidi silang, kontribusi anggota, dan semangat gotong royong antaradvokat. “Kami ingin profesi advokat kembali pada fungsi sosialnya sebagai pembela kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Membina Advokat Muda dengan Semangat Sosial

Salah satu misi utama FERADI WPI adalah membina dan memberdayakan advokat muda untuk langsung terjun ke lapangan. Para lulusan hukum yang bergabung dibekali pengalaman praktis serta pemahaman realitas sosial hukum di masyarakat.

“Kami ingin para advokat baru tumbuh dengan karakter: tangguh di lapangan, berjiwa sosial, dan tidak berpikir komersial semata,” jelas Bambang Kosminto.

Jangkauan FERADI WPI dan Pengembangan di DIY

Meskipun pusat FERADI WPI berada di Semarang, saat ini organisasi telah membentuk struktur di berbagai provinsi, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan wilayah Timur Indonesia. Di DIY, kepemimpinan Bambang Kosminto telah membuahkan terbentuknya DPD di Gunungkidul dan Sleman, masing-masing dipimpin oleh Mas Barli dan Mas Angga.

Kota Yogyakarta kini sedang dalam tahap finalisasi pembentukan pengurus. Perluasan struktur ini merupakan strategi untuk menghadirkan layanan hukum langsung di tingkat lokal.

Gerakan Inklusif yang Menjangkau Kepentingan Publik

FERADI WPI bukan hanya organisasi profesi hukum, melainkan wadah yang terbuka bagi paralegal, aktivis, dan masyarakat umum yang peduli terhadap isu keadilan dan akses hukum. Isu sosial, ekonomi, pendidikan, hingga advokasi publik menjadi bagian dari kerja-kerja FERADI WPI.

“Kami terbuka untuk siapa saja yang memiliki semangat membela warga. Tidak harus advokat senior, paralegal pun bisa turut berperan melalui jalur WPI,” ujar Bambang.

Menjawab Kebutuhan Zaman: Hukum untuk Rakyat

FERADI WPI hadir menjawab kegelisahan masyarakat terhadap eksklusivitas layanan hukum. Dengan pendekatan pro bono, pelibatan masyarakat, dan pembinaan advokat muda, FERADI WPI ingin membumikan profesi hukum sebagai bagian dari perjuangan sosial, bukan sekadar praktik profesional.

Tentang FERADI WPI:

FERADI WPI (Forum Era Adil – Warung Paralegal Indonesia) adalah organisasi advokat dan paralegal yang berdiri dengan semangat pelayanan hukum gratis untuk rakyat. Berbasis dari gerakan kerelawanan WPI, organisasi ini terus tumbuh secara nasional dengan misi mewujudkan keadilan yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.

 

(Nbl/ sukindar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPI Kota dan Kabupaten Sukabumi Peringati Harlah ke-53, Tegaskan Komitmen Pemuda Bergerak dan Berdampak
IKMABO-BR Gelar Pelantikan Pengurus 2026, Perkuat Sinergi dengan Pemkab dan Pemkot Bogor untuk Mendorong Pembangunan Daerah
Konkoorcab II PMII Tetapkan Ismail Saleh sebagai Ketua PKC Papua Barat–Papua Barat Daya
Open Turnamen Futsal Rafa Cup II yang Ditaja DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Ditutup, Per Caci/4 Mengkirau Raih Juara Pertama
KNPI Kota Sukabumi Soroti SPMB : Jangan Jadi Dalih, Hak Pendidikan Anak Wajib Dijamin Negara
Kuasa Hukum Ahli Waris Mengecam Keras Perusahaan PT Lekonindo Kabupaten Siak Yang Tidak Melaksanakan Kewajiban Hukumnya Membayar Uang Pesangon Kematian Pekerja/Buruh.
Fredy Marlisa Resmi Pimpin Pertina Kota Sorong, Siap Bangkitkan Prestasi Tinju Papua Barat Daya
DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:58 WIB

KNPI Kota dan Kabupaten Sukabumi Peringati Harlah ke-53, Tegaskan Komitmen Pemuda Bergerak dan Berdampak

Senin, 20 Juli 2026 - 23:44 WIB

IKMABO-BR Gelar Pelantikan Pengurus 2026, Perkuat Sinergi dengan Pemkab dan Pemkot Bogor untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:21 WIB

Konkoorcab II PMII Tetapkan Ismail Saleh sebagai Ketua PKC Papua Barat–Papua Barat Daya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:46 WIB

Open Turnamen Futsal Rafa Cup II yang Ditaja DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Ditutup, Per Caci/4 Mengkirau Raih Juara Pertama

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:21 WIB

KNPI Kota Sukabumi Soroti SPMB : Jangan Jadi Dalih, Hak Pendidikan Anak Wajib Dijamin Negara

Berita Terbaru