Kecanduan Digital Pada Anak dan Krisis Peran Orang Dewasa: Perubahan Harus Dimulai dari Diri Sendiri

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info– Di era teknologi yang berkembang pesat, dunia kini menghadapi tantangan besar: kecanduan digital yang meluas, tidak hanya pada anak-anak, tetapi juga pada orang dewasa yang seharusnya menjadi panutan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mendalam: bagaimana anak-anak dapat dituntun jika orang dewasa sendiri belum bebas dari jeratan candu digital?

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh di lingkungan dengan ketergantungan tinggi terhadap gawai cenderung mengalami gangguan perkembangan sosial, emosional, dan kognitif. Sebuah studi oleh American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan batasan waktu layar dan pentingnya kehadiran aktif orang tua dalam mendampingi penggunaan teknologi (AAP, 2020).

“Perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Tidak adil jika kita meminta anak-anak untuk meninggalkan gawai, sementara kita sendiri tenggelam dalam layar sepanjang hari,” ujar seorang pemerhati anak dari Lembaga Advokasi Teknologi Sehat, AAT. Ia menekankan bahwa keteladanan jauh lebih efektif daripada sekadar aturan tanpa praktik nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecanduan drama digital, media sosial, dan konten hiburan lainnya pada orang dewasa dapat menurunkan kualitas interaksi dalam keluarga. Data dari Common Sense Media (2023) mencatat bahwa rata-rata orang dewasa menghabiskan lebih dari 7 jam per hari di depan layar untuk kebutuhan non-kerja, yang berdampak signifikan terhadap waktu berkualitas bersama anak.

READ  Kinerja Keuangan Tahun 2024 Tumbuh, Hutama Karya Kantongi Laba Bersih Rp 2,7 Triliun

Selain itu, psikolog perkembangan anak dari Universitas Indonesia, Dr. Rini Susanti, menekankan bahwa anak-anak meniru pola perilaku orang dewasa secara alamiah. “Jika orang tua tidak mampu mengendalikan dirinya sendiri, maka mustahil mereka bisa menjadi pembimbing yang efektif bagi anak-anak mereka,” jelasnya dalam webinar bertajuk “Mendidik di Era Digital” (UI, 2024).

Masyarakat luas diharapkan tidak hanya sadar, tapi juga aktif dalam mengatasi dampak negatif perkembangan teknologi modern. Ini bukan soal melarang, melainkan menyeimbangkan. Teknologi bisa menjadi alat bantu luar biasa jika digunakan dengan bijak, tetapi bisa menjadi ancaman serius jika dibiarkan tanpa kendali.

Kesimpulannya, tantangan kecanduan digital bukan hanya persoalan anak-anak yang sulit diatur, melainkan cerminan dari masyarakat yang belum mampu menata dirinya sendiri. Solusinya bukan sekadar mengatur anak, tetapi menuntun mereka—dan itu hanya bisa dilakukan jika kita, para orang dewasa, lebih dulu membebaskan diri dari candu digital.

Referensi:

1. American Academy of Pediatrics. (2020). Media and Young Minds.

2. Common Sense Media. (2023). The Common Sense Census: Media Use by Tweens and Teens.

3. Rini Susanti, M.Psi., UI Webinar “Mendidik di Era Digital”, 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL
Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan
Bentuk Solidaritas Ketua, Anggota & PUK SP RTMM SPSI PT Diamond Cold Storage–Sukanda Djaya Menguat di May Day 2026, Dihadiri Presiden Prabowo Subianto
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:54 WIB

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:52 WIB

Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:50 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:10 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:52 WIB

Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL

Berita Terbaru