Suararakyat.info.Sukabumi-Kabar bahagia datang dari dunia jurnalistik dan sosial Sukabumi. Yuni, sosok wanita tangguh yang dikenal sebagai aktivis sosial dan juga wartawan aktif, telah resmi melangsungkan prosesi ijab qobul, menandai babak baru dalam kehidupannya bersama pria yang diyakininya sebagai pasangan pilihan dunia dan akhirat.
Setelah melalui masa menjanda selama beberapa tahun, Yuni kini memulai lembaran baru yang penuh harapan dan kebahagiaan. Prosesi pernikahan digelar secara sederhana namun penuh makna, dihadiri oleh keluarga besar, tokoh masyarakat, sahabat dekat, serta rekan-rekan sejawat dari berbagai media.pada tanggal 30/4/2025
Yuni bukan hanya dikenal sebagai jurnalis yang berdedikasi tinggi, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kepedulian sosial luar biasa. Ia aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari aksi sosial, penggalangan bantuan bencana, hingga pemberdayaan masyarakat akar rumput di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar pernikahan Yuni pun mendapat sambutan hangat dari kalangan pers, khususnya para anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) dan para jurnalis dari berbagai media lokal maupun nasional.
“Selamat menempuh hidup baru untuk rekan kami tercinta, Yuni. Semoga rumah tangganya diliputi rahmat dan kebahagiaan yang abadi. Kami bangga memiliki sosok seperti Yuni, yang tetap setia pada nilai-nilai jurnalisme dan kemanusiaan,” ujar Hilman perwakilan iwo
Ucapan selamat juga datang dari berbagai kalangan jurnalis lintas media. “Yuni adalah inspirasi bagi kami. Di tengah kesibukan sebagai jurnalis, dia tetap mampu hadir di tengah masyarakat sebagai relawan dan pendamping sosial. Selamat atas pernikahannya, semoga senantiasa diberi keberkahan,” kata Rina Marlina, jurnalis senior media cetak lokal.
Kehadiran rekan-rekan media dalam momen bahagia ini menjadi bukti kuat bahwa Yuni adalah figur yang dicintai, dihormati, dan dijadikan panutan di kalangan profesinya.
Dalam pernyataan singkatnya usai prosesi ijab qobul, Yuni menyampaikan rasa syukur dan harapannya ke depan. “Ini adalah jawaban dari doa-doa panjang saya. Semoga kami bisa membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan tetap bisa berkontribusi bagi masyarakat bersama.”
Dengan semangat baru sebagai seorang istri, Yuni berkomitmen untuk tetap aktif di dunia jurnalistik dan kegiatan sosial. Bahkan, ia menyebutkan bahwa suaminya turut mendukung dan memiliki semangat serupa dalam pengabdian terhadap masyarakat.
Pernikahan Yuni menjadi pengingat bahwa cinta dan kebahagiaan dapat hadir kapan saja bagi siapa saja yang setia menjalani hidup dengan ketulusan. Semoga kebahagiaan yang dirasakan Yuni hari ini menjadi awal dari perjalanan rumah tangga yang langgeng dan penuh berkah.
(*)














