Home / TNI

Komandan Yonmarhanlan XIV Sorong Dukung Giat MNEK (Multilateral Naval Exercise KOMODO) 2025 di Bali

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bali – Komandan Bataliyon marinir pertahanan pangkalan (Danyonmarhanlan XIV) Sorong menghadiri dan mendukung seluruh kegiatan MNEK (Multilateral Naval Exercise KOMODO) tahun 2025 di Bali yang bertempat di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, pada hari Minggu lalu (16/2), dengan dihadiri oleh berbagai pemimpin dunia di bidang pertahanan. Pembukaan acara internasional ini di buka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, yang menandai dimulainya latihan maritim terbesar di kawasan ini.

MNEK 2025, yang mengusung tema “Maritime Partnership for Peace and Stability”, menghadirkan perwakilan dari 38 negara, dengan fokus utama pada penanggulangan bencana alam, bantuan kemanusiaan, serta menghadapi ancaman maritim non-perang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam upaya menjaga stabilitas kawasan maritim yang semakin dinamis.

Selanjutnya menurut Danyonmarhanlan XIV Sorong, Mayor Mar Helilintar Setiojoyo Laksono, SE, menjelaskan bahwa kerja sama internasional merupakan kunci dalam menghadapi tantangan maritim global yang semakin kompleks. “Kekuatan terletak pada kerja sama yang solid dan profesionalisme yang tinggi antara angkatan laut dari berbagai negara. Seperti yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, latihan ini juga melibatkan 36 kapal perang dari berbagai negara, yang semakin memperkuat sinergi antar-angkatan laut dunia,” tutur Mayor Mar Helilintar Setiojoyo Laksono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada MNEK tahun 2025, ada sebanyak 19 kapal perang, 7 helikopter, dan 3 pesawat patroli maritim (MPA) akan turut serta. Indonesia sendiri mengerahkan 17 KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) untuk berlatih bersama dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Latihan ini juga menjadi ajang penting bagi diplomasi maritim, dengan hadirnya para pemimpin angkatan laut dan duta besar pertahanan dari 37 negara sahabat.

READ  Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Pembangunan KDKMP Batam, Dorong Ketahanan Pangan dan Stabilitas Wilayah

Selain latihan maritim, rangkaian acara MNEK 2025 juga akan mencakup berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar. Salah satunya adalah program Engineering Civic Action Program (ENCAP) yang akan membangun fasilitas umum di Desa Antiga Kelod, Karangasem, Bali. Selain itu, Medical Civic Action Program (MEDCAP) akan menyediakan layanan kesehatan, donor darah, hingga operasi medis kecil di KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) yang bertempat di Dermaga Tanah Ampo, Karangasem sejak 17 Februari 2025 lalu.

Kegiatan pelestarian lingkungan juga akan menjadi bagian dari MNEK 2025, dengan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya I Gusti Ngurah Rai, pelepasan tukik di Pantai Peninsula, Nusa Dua, dan aksi bersih pantai di Pantai Mertasari, Sanur. Pada 18 Februari 2025, telah dilaksanakan City Parade yang diiringi oleh Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), yang menempuh rute dari Makorem 163/WS hingga Lapangan Puputan Margarana Renon, Denpasar.

Sebagai bagian dari rangkaian MNEK 2025, pada 17 Februari 2025 akan digelar International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6. Simposium ini akan menjadi forum strategis bagi para delegasi untuk membahas isu-isu keamanan maritim baik di tingkat regional maupun global, dengan harapan dapat memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Dengan keterlibatan puluhan negara, MNEK tahun 2025 tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan operasional angkatan laut dalam menghadapi ancaman maritim, tetapi juga memperkuat kemitraan internasional yang berfokus pada perdamaian dan stabilitas. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarnegara dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan kemanusiaan serta ancaman keamanan maritim yang semakin kompleks di masa depan.

 

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
TNI AL Korps Wanita (Kowal) dan Jalasenastri Lanal Bandung Ikuti Edukasi Deteksi Dini Kanker Pada Anak
Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 1801/Manokwari Bangun Rumah Warga Tanah Rubuh dari Nol
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berbagai Makanan Ringgan Dengan Anak-Anak Kampung Tanah Rubuh
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Gelar Film Perjuangan
SINERGITAS TNI-POLRI, 306 PERSONEL GABUNGAN AMANKAN PELANTIKAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA, ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS DI LINGKUNGAN PEMKAB MAYBRAT TAHUN 2026
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:36 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 07:16 WIB

TNI AL Korps Wanita (Kowal) dan Jalasenastri Lanal Bandung Ikuti Edukasi Deteksi Dini Kanker Pada Anak

Rabu, 29 April 2026 - 05:18 WIB

Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 1801/Manokwari Bangun Rumah Warga Tanah Rubuh dari Nol

Berita Terbaru