Polda Babel Proses Laporan Atas Prof Bambang Hero, Fauzan: Penyidik Panggil Pelapor

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pangkalpinang -Pihak Ditreskrimum Polda Bangka Belitung (babel) saat ini masih memproses laporan atas ahli lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Bambang Hero Saharjo dengan tuduhan dugaan memberi keterangan palsu.

Saat ini, penyidik masih menunggu kedatangan pihak pelapor.

Sementara, salah satu pelapor, dari Perpat Babel, pengacara Budiono mengaku kalau mereka sudah memperoleh panggilan -atas laporan tersebut- oleh penyidik. Selaku pihak pelapor mereka akan secepatnya memberikan keterangan dan buktinya kepada penyidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada panggilannya. Secepatnya akan kita penuhi agar proses hukumnya berjalan sesuai hukum yang berlaku,” ujar Ketua Laskar Pejuang Putra-putri Tempatan (Perpat), Budiono.

Namun Budiono belum memberikan detil kapan mereka akan menuhi panggilan tersebut. Karena mereka saat ini masih ada tugas di Jakarta.

Seperti diketahui, gara-gara angka Rp 271 triliun, Prof Bambang Hero dilaporkan oleh Ketua Umum DPP Putra Putri Tempatan (Perpat) Babel, Andi Kusuma Cs, ke Polda Bangka Belitung pada Rabu, 8 Januari 2024.

Guru besar IPB itu diduga kuat dalam keteranganya soal kerugian negara korupsi tata niaga Rp 271 trilun itu merupakan informasi keliru. Bagi pelapor Bambang Hero telah memberikan keterangan palsu dengan melanggar pasal 242 KUHP.

Selai itu Bambang juga dinilai tidak kompeten dalam menghitung kerugian negara tersebut.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung (Babel), Kombes Fauzan Sukmana membenarkan kalau penyidik sedang memproses laporan tersebut. Dimana penyidik telah memanggil pihak pelapor guna dimintai keterangan serta pengumpulan bukti-bukti.

READ  Polda Papua Barat Daya menggelar Apel Pasukan Kesiapan Operasi Keselamatan Dofior 2026

“Penyidik rencana minta klarifikasi pelapor,” kata Fauzan.

Menurut Fauzan, penyidik juga sedang mendalaminya. Nanti dengan adanya keterangan yang berhasil dikumpulkan penyidik dapat menindak lanjuti laporan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelapor masih di luar kota infonya. Mereka sudah dipanggil,” tukasnya.

Sebelumnya, menanggapi atas banyaknya pihak yang merespon negatif laporan mereka itu, seperti dari Prof Mahfud MD, ICW, Rektor IPB serta beberapa pihak lainnya, pelapor Andi Kusumah secara tegas menyatakan, selaku advokat dan penasihat hukum, pihaknya paham betul bahwa Bambang Hero dalam kasus ini punya hak imunitas. Dan hal itu selagi sang ahli menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan.

”Tapi, kami melihat ada hal yang tidak dijalankan Bambang Hero, yaitu tidak memberi penjelasan yang komprehensif atas angka Rp 271 Triliun itu, bahkan di persidangan ia menolak menjawab dengan ringan saja, ‘males menjawab’. Berarti itu sudah melanggar,” ujar Andi Kusumah pada awal Media siang ini.

Artikel ini telah tayang di koranbabelpos.id

Semestinya para pihak juga memperhatikan mengapa Bambang Hero dilaporkan, bukan hanya dari sisi boleh dilaporkan atau tidak.

“Jadi simple, kalau memang Bambang Hero itu benar, biarkan sajalah dia mempertanggungjawankan hasil perhitungannya. Kecuali kalau memang hitungan itu ada yang keliru, itu lain hal,” pungkas Andi Kusuma.

 

(Ali Rachmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Papua Barat Daya Dorong Dialog Buruh Lewat FGD: Sinergi May Day di Sorong, Polisi Jadi Mitra Strategis Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at
Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang May Day 2026 di Kota Sorong
Peringatan HUT Ke-2 Polda Papua Barat Daya Tekankan Sinergi dan Pengabdian: Polri Perkuat Pelayanan Humanis
Wakapolda Tegaskan Kasus Mafia BBM di Sorong Bukan Ulah Institusi, Polda PBD Bentuk Tim Khusus
SINERGITAS TNI-POLRI, 306 PERSONEL GABUNGAN AMANKAN PELANTIKAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA, ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS DI LINGKUNGAN PEMKAB MAYBRAT TAHUN 2026
Nelayan Hilang Kontak di Perairan Matan Ditemukan Selamat, Tim SAR Satpolairud Lakukan Evakuasi
Polda PBD Pastikan Sinergi TNI-Polri dan Warga Jaga Keamanan Bersama Saat Kunjungan RI 2 di Papua Barat Daya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:23 WIB

Polda Papua Barat Daya Dorong Dialog Buruh Lewat FGD: Sinergi May Day di Sorong, Polisi Jadi Mitra Strategis Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:29 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at

Rabu, 29 April 2026 - 14:31 WIB

Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang May Day 2026 di Kota Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 05:25 WIB

Peringatan HUT Ke-2 Polda Papua Barat Daya Tekankan Sinergi dan Pengabdian: Polri Perkuat Pelayanan Humanis

Rabu, 29 April 2026 - 05:22 WIB

Wakapolda Tegaskan Kasus Mafia BBM di Sorong Bukan Ulah Institusi, Polda PBD Bentuk Tim Khusus

Berita Terbaru