Suararakyat.info.Sukabumi-Masyarakat Kecamatan Kalapanunggal yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kalapanunggal (FORMAL) menggelar aksi mendatangi kantor Kecamatan Kalapanunggal. Aksi tersebut bertujuan untuk meminta dukungan dan rekomendasi dari pihak kecamatan guna menuntut hak mereka kepada perusahaan Star Energy di Gunung Salak.
Upaya mediasi antara masyarakat dan perusahaan telah dilakukan sebanyak lima kali, namun hingga kini belum membuahkan hasil yang memuaskan. Kondisi semakin memanas ketika diketahui bahwa Camat Kalapanunggal, Bapak Ading Ismail, S.Sos, tidak berada di kantor saat aksi berlangsung.Kamis 16/01/2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua GASAK (Gerakan Solidaritas Anak Kalapanunggal), Bapak Dedi Suhendi, menegaskan bahwa masyarakat berhak dilibatkan dalam proyek pengeboran baru di Gunung Salak. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memantau dan mengawal setiap kegiatan perusahaan. Kami menuntut agar hak-hak masyarakat dipenuhi, karena masyarakat setempat harus dilibatkan dalam pembangunan ini,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Ketua Forum Kalapanunggal, Bapak Enda Suhenda atau yang akrab disapa Uhe, menekankan pentingnya solusi untuk mencegah konflik berkepanjangan. “Kami berharap ada penyelesaian terbaik untuk situasi ini. Kami tidak ingin konflik antara masyarakat dan perusahaan semakin memanas,” tuturnya.
Dalam aksinya, masyarakat juga menyoroti minimnya perhatian perusahaan terhadap infrastruktur, seperti kondisi jalan utama yang sering dilalui kendaraan berat. “Kami hanya meminta camat menandatangani fakta integritas kami sebagai bentuk dukungan. Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan fasilitas umum yang terdampak aktivitas mereka,” tambahnya.
Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalapanunggal ingin menjadi bagian aktif dalam proses pembangunan dan menuntut adanya keadilan serta transparansi dari pihak perusahaan.
(Rz)














