Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu warga, Hendrisman Sebati, melalui akun media sosial miliknya pada Sabtu malam, 12 April 2025. Dalam unggahannya, Hendrisman menandai sejumlah pejabat dari pusat hingga daerah dan meminta agar pihak PLN Selatpanjang ditegur atas seringnya terjadi pemadaman listrik mendadak.
“Mohon ditegur pihak PLN Selatpanjang Pak. Pemadaman listrik mendadak ini selalu saja terjadi. Apakah ini disebabkan faktor alam atau buruknya kinerja SDM PLN Selatpanjang? Mohon segera dibenahi,” tulis Hendrisman. Ia juga menyoroti bahwa persoalan listrik seharusnya tidak lagi menjadi masalah besar menjelang 80 tahun Indonesia merdeka.
Saat dikonfirmasi pada Minggu pagi, 13 April 2025, Hendrisman mengungkapkan bahwa pemadaman listrik terjadi antara 4 hingga 10 kali dalam sehari, dan hal ini telah berlangsung selama 2 hingga 3 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga Desa Batang Malas, Ct Muis Ibnu Ismail, melalui kolom komentar di media sosial. Ia menyebutkan bahwa pemadaman bisa terjadi hingga 10 kali dalam sehari, dan kondisi listrik yang menyala sebulan penuh tanpa gangguan dianggap sebagai hal yang luar biasa.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, menyarankan agar masyarakat berkomunikasi langsung dengan Hendrisman untuk penjelasan lebih lanjut. “Mungkin bisa berkomunikasi langsung dengan Pak Hendrisman saja untuk penjelasannya,” ujarnya singkat.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN mengenai penyebab pasti pemadaman berulang tersebut maupun upaya penyelesaiannya. Masyarakat berharap ada tindakan nyata dari PLN dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan listrik di daerah tersebut.
Tls…….














