Kejadian Mengejutkan di Lapas Sorong: 7 Warga Binaan Kabur Setelah Bangunan Terendam Banjir, Polisi Lakukan Pengejaran Besar-Besaran

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sorong, Papua Barat (PBD) – Kejadian luar biasa terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sorong Kelas II.B pada pagi hari tanggal 1 April 2025. Sebanyak tujuh warga binaan melarikan diri dari dalam lapas sekitar pukul 04.54 WIT. Hingga saat ini, penyebab pasti kaburnya mereka masih belum diketahui, namun pihak berwenang tengah berupaya keras untuk mengejar dan menangkap kembali para tahanan yang kabur tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Hensa, mengungkapkan bahwa kondisi bangunan lapas saat ini memang sedang tidak dalam kondisi ideal, cuma ada beberapa bagian bangunan, khususnya di area bawah tembok, sering terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Sehingga kondisi ini menyebabkan kerusakan pada tembok lapas, yang kemudian dimanfaatkan oleh para tahanan untuk melarikan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangunan ini sering terendam air ketika terjadi banjir, dan tembok di bagian bawahnya sudah rapuh. Hal ini menjadi celah yang dimanfaatkan oleh warga binaan untuk kabur,” jelas Hensa. Dalam upaya untuk memperbaiki keadaan, pihak berwenang sedang melakukan renovasi atau relokasi bangunan lapas untuk memastikan keamanan lebih baik ke depannya.

Menurut Hensa, para tahanan yang kabur berasal dari berbagai kasus, termasuk pencurian dan satu di antaranya terkait dengan insiden penembakan terhadap anggota TNI di Kisor, Kabupaten Maybrat. Di dalam satu kamar tahanan, terdapat sekitar sepuluh orang, dan kondisi sempit serta tidak nyaman diduga menjadi faktor pendukung lain dalam pelarian tersebut.

Untuk sementara, petugas menemukan bahwa para tahanan menggunakan sendok stainless untuk mencungkil tembok yang sudah rapuh. Tindakan ini jelas dianggap sebagai kelalaian dari pihak petugas yang seharusnya lebih memperhatikan kondisi bangunan lapas yang rentan terhadap kerusakan. Dalam sebuah pernyataan, Hensa menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kejadian ini untuk mengetahui apakah ada kelalaian lain yang perlu diperbaiki.

READ  Momentum Ramadhan, Satgas TMMD ke-127 Bagikan Al Quran ke 13 Rumah Ibadah di Desa Gadungan

Saat ini, jumlah total warga binaan di Lapas Sorong Kelas II.B adalah sekitar 500 orang. Namun, pihak berwenang memastikan bahwa masalah ini tidak akan mempengaruhi keamanan lapas secara keseluruhan.

Selanjutnya Kapolresta Sorong Kota, Kombespol Happy Perdana Yudianto, S.IK, M.H, saat mendampingi Kakanwil direktorat jenderal pemasyarakatan mengungkapkan bahwa setelah menerima informasi tentang pelarian tersebut, tim gabungan dari Polresta Sorong Kota dan Polsek-polsek sekitarnya langsung dikerahkan untuk melakukan pengejaran. “Kami telah membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian dan pengejaran terhadap ketujuh warga binaan yang kabur. Selain itu, kami juga akan menutup pintu-pintu keluar utama seperti pelabuhan, bandara, serta jalan-jalan menuju keluar kota untuk mencegah mereka melarikan diri lebih jauh,” tegas Kapolresta Sorong.

Untuk mendukung pengejaran, foto-foto dari ke tujuh tahanan yang kabur telah disebarkan ke berbagai titik keluar kota, termasuk pelabuhan dan bandara, guna mempercepat proses penangkapan. Kepolisian berharap dengan tindakan cepat ini, para pelarian bisa segera ditangkap dan dibawa kembali ke dalam lapas untuk menjalani hukuman mereka.

Untuk itu Masyarakat di sekitar Kota Sorong dihimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap informasi yang dapat membantu pihak berwenang dalam upaya pengejaran ini. Kejadian ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap infrastruktur penjara yang memadai demi menjaga keamanan serta mencegah pelarian serupa di masa depan.

Pihak berwenang terus mengupayakan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komandan Kodaeral XIV Sorong, Resmikan Penggunaan Flat BIntara/Tamtama “Wiratno”
Lebih Baik Lelah Bersiap: Polsek Tarokan Pastikan Keamanan Perbatasan Sisi Barat Wilkum Polres Kediri Kota
Upacara Tabur Bunga Hari Bhayangkara Ke-80, Polda PBD Kenang Jasa Pahlawan Bhayangkara
Bhabinkamtibmas Desa Cerme Dampingi Petani Rawat Tanaman Jagung, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan
Peduli Pendidikan, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Sambut Bhayangkara ke-80
Senyum Bahagia Warnai Hari Bhayangkara ke-80 Saat Polres Ngawi Layani Ratusan Anak Khitanan Massal
Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja
Anjangsana Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kediri Kota Hadir Menguatkan Anggota yang Sedang Sakit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:10 WIB

Komandan Kodaeral XIV Sorong, Resmikan Penggunaan Flat BIntara/Tamtama “Wiratno”

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:26 WIB

Lebih Baik Lelah Bersiap: Polsek Tarokan Pastikan Keamanan Perbatasan Sisi Barat Wilkum Polres Kediri Kota

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:04 WIB

Upacara Tabur Bunga Hari Bhayangkara Ke-80, Polda PBD Kenang Jasa Pahlawan Bhayangkara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:08 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Cerme Dampingi Petani Rawat Tanaman Jagung, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:51 WIB

Peduli Pendidikan, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Sambut Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Kabupaten Kepulauan Meranti

Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:11 WIB