SUARARAKYAT | SUKABUMI – Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman MI Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, dalam kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas VI yang dirangkaikan dengan momen kenaikan kelas tahun ajaran 2025/2026, Minggu (28/6/2026).
Acara berlangsung dengan khidmat namun tetap penuh keceriaan. Tangis haru para siswa, orang tua, dan guru pecah ketika prosesi pelepasan dimulai. Setelah enam tahun menempuh pendidikan dasar, sebanyak 20 siswa-siswi kelas VI secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Muslimin Al Barokah H. Harun Ar-Rasyid, Pengawas Madrasah dari Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi Asep Suherman, Kepala MI Tanjungsari, Ketua Komite Sekolah, dewan guru, tokoh masyarakat, serta para wali murid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, H. Harun Ar-Rasyid mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah. Ia berharap para lulusan terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh serta menjaga akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan selama belajar di madrasah.
“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap seluruh anak-anak tetap semangat belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar H. Harun Ar-Rasyid.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Asep Suherman memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan meski menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
“Dedikasi para guru patut diapresiasi. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh bangunan, tetapi juga oleh semangat para pendidik. Meski demikian, fasilitas yang layak tetap menjadi kebutuhan penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan maksimal,” katanya.
Kepala sekolah juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada MI Tanjungsari.
Namun di balik kebahagiaan acara perpisahan dan kenaikan kelas, tersimpan persoalan yang menjadi perhatian banyak pihak. Kondisi bangunan sekolah dinilai memerlukan perhatian serius.
Sejumlah ruang belajar terlihat telah mengalami penurunan kualitas dan membutuhkan perbaikan agar tetap aman dan nyaman digunakan oleh para siswa.
Para wali murid berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut. Menurut mereka, sekolah merupakan tempat lahirnya generasi penerus bangsa sehingga sudah semestinya memiliki fasilitas yang memadai.
Salah seorang wali murid mengatakan bahwa semangat belajar anak-anak sangat tinggi, tetapi kondisi bangunan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri.
“Kami berharap pemerintah dapat melihat langsung kondisi sekolah ini. Anak-anak berhak mendapatkan tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak agar mereka bisa belajar dengan tenang,” ungkapnya.

Senada dengan itu, pihak sekolah berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun para pemangku kepentingan untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Momentum pelepasan siswa kelas VI tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kepedulian semua pihak terhadap penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.
Dengan dukungan yang lebih baik, MI Tanjungsari diharapkan mampu terus mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan
Penulis : HS
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














