Polri Bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || TUBAN – Polri bersama petani jagung dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Tuban bersiap menyambut rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Rencana kehadiran Presiden RI menjadi penyemangat bagi masyarakat petani sekaligus momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sebagai bagian dari Asta Cita Presiden menuju kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Menjelang kegiatan, antusiasme masyarakat dan petani terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan. Kabupaten Tuban sendiri menjadi salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Jawa Timur, dengan sekitar 629 hektare lahan memasuki masa panen tahun ini. Potensi tersebut menjadikan Tuban sebagai daerah strategis dalam mendukung target swasembada jagung nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Kapolri Bidang SDM selaku Kasatgas Ketahanan Pangan Polri, Irjen. Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., mengatakan Panen Raya Jagung Serentak menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah, Polri, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri bersama petani jagung Tuban menyambut penuh semangat rencana kehadiran Bapak Presiden RI pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Kehadiran Presiden di tengah petani menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat langkah menuju swasembada jagung nasional,” ujar Irjen. Pol. Anwar.

Menurutnya, keberhasilan sektor pangan tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, termasuk dukungan Polri melalui pendampingan kepada petani, distribusi bibit unggul, pupuk, alat pertanian, hingga penguatan sinergi dengan kelompok tani melalui jajaran kewilayahan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional jenis pipilan kering pada tahun 2025 mencapai 16,11 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 15,64 juta ton, sehingga Indonesia mencatat surplus sekitar 470 ribu ton. Capaian tersebut menjadi fondasi menuju target produksi jagung nasional sebesar 18 juta ton pada tahun 2026.

READ  Satgas TMMD ke-127 dan Warga Gadungan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Selain melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Presiden RI dijadwalkan meninjau stand booth inovasi ketahanan pangan Polri, yang menampilkan berbagai program dan terobosan penguatan sektor pangan, di antaranya Stand Pupuk Batu Bara Presisi, Stand Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Stand Gudang Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Stand Ketahanan Pangan Alternatif Uwi Ungu, Stand Benih Jagung Bhayangkara, Stand Miracle Carbob berbahan bonggol jagung, hingga Stand SPPG Polri.

Presiden RI juga dijadwalkan menyaksikan penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada perwakilan kelompok tani oleh jajaran Bank Himbara, sebagai bentuk dukungan pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Agenda lainnya meliputi groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sebagai upaya memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi hasil pangan, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri guna mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan, Presiden RI bersama jajaran juga dijadwalkan meninjau bakti kesehatan dan Gerakan Pangan Murah Polri, serta menyaksikan pelepasan (flag off) program pendukung ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Saat petani semakin kuat dan hasil produksi meningkat, Indonesia semakin siap mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk memastikan ketahanan pangan menjadi fondasi ketahanan nasional,” tambah Irjen. Pol. Anwar.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 diharapkan menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, Polri, petani, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat terwujudnya Indonesia mandiri pangan, sekaligus memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Penulis :Ags

Editor   : Red

Sumber Berita : suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional
Polri Untuk Masyarakat : Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk
Polisi Perkuat Pendekatan Keagamaan untuk Jaga Kondusivitas Lingkungan
Sat Samapta Polres Kediri Kota Gelar Patroli Antisipasi Fenomena “ Rabu Gaul “
Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum
Long Weekend ; Polres Probolinggo Pertebal Pengamanan di Kawasan Wisata Bromo
Polsanak: Polres Blitar Edukasi Pelajar Berbudaya Tertib Sejak Dini
Polres Ngawi Perkuat Kamtibmas Melalui NGOBRAS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:54 WIB

Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polri Untuk Masyarakat : Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:47 WIB

Polri Bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:33 WIB

Sat Samapta Polres Kediri Kota Gelar Patroli Antisipasi Fenomena “ Rabu Gaul “

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:27 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

Berita Terbaru