DTW Tanah Lot Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari citra pariwisata Bali. Isu sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di berbagai destinasi wisata menjadi perhatian utama manajemen, sejalan dengan arahan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan terkait pengelolaan sampah berbasis sumber di kawasan pariwisata.

Sebagai langkah konkret, manajemen DTW Tanah Lot akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat lokal dan para pedagang di kawasan wisata mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Upaya ini difokuskan pada peningkatan kesadaran untuk memilah dan memisahkan sampah sejak dari sumbernya, sehingga proses pengolahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan ramah lingkungan.
Dalam implementasinya, sampah yang dihasilkan di kawasan DTW Tanah Lot akan dikumpulkan dan ditampung sementara pada titik-titik yang telah disediakan, sebelum dilakukan pemilahan berdasarkan jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan residu. Sistem ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir serta mendukung konsep pengelolaan berbasis ekonomi sirkular.

Pengelolaan sampah di kawasan DTW Tanah Lot saat ini dijalankan melalui kolaborasi tiga pihak, yaitu manajemen DTW Tanah Lot, Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta Pengelola Sampah di Desa Beraban. Dalam skema ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan masih berperan dalam proses pengangkutan sampah dari kawasan, sementara sisa sampah yang tidak terangkut akan dibawa dan dikelola lebih lanjut di fasilitas TPST Desa Beraban.

Pengelola Sampah di Desa Beraban sendiri telah dikenal memiliki sistem pengelolaan mandiri yang inovatif, termasuk pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna seperti paving block. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efektif, serta memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana, SE menyampaikan bahwa sinergi lintas pihak ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di kawasan wisata. “Kami telah melakukan pembicaraan melalui rapat Badan Pengelola terkait pengelolaan sampah sebagai lokasi akhir pengolahan. Selain itu, sinergi dengan Pemda Tabanan juga terus diperkuat dalam proses pengangkutan. Harapannya, sinergi ini dapat memperkuat sistem yang sudah berjalan serta memberikan dampak nyata bagi kebersihan kawasan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Melalui langkah ini, DTW Tanah Lot berharap seluruh pihak, baik pengelola, masyarakat, maupun wisatawan, dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran kolektif dalam memilah dan mengelola sampah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Bali yang bersih, sehat, dan berdaya saing.” ungkap I Wayan Sudiana, SE

Dikonfirmasi terkait kunjungan wisatawan tiga hari terakhir di bulan April 2026 I Wayan Sudiana, SE menyampaikan bahwa “jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara berjumlah 9993” Tutup I Wayan Sudiana, SE didampingi staf I Wayan Sanjaya

Penulis : Agar

Editor   : Red

Sumber Berita : suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Deteksi Dini, Apel Sabuk Kamtibmas Satukan Elemen Masyarakat Kabupaten Kediri
Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik
Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi
Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP
Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel Pelayanan Pengamanan Hari Buruh 2026
Polres Tuban Bangun Jembatan Merah Putih Presisi, Bupati : Berkat Kepedulian dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Perkuat Keamanan Aset Negara, Baharkam Polri dan Kemenko Polkam Evaluasi Pengamanan Obvitnas
Sinergi Kuat Jaga Kediri, 300 Personel dan Elemen Masyarakat Deklarasikan SABUK KAMTIBMAS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:27 WIB

DTW Tanah Lot Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 10:19 WIB

Perkuat Deteksi Dini, Apel Sabuk Kamtibmas Satukan Elemen Masyarakat Kabupaten Kediri

Kamis, 30 April 2026 - 09:19 WIB

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 April 2026 - 09:05 WIB

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Berita Terbaru