Cipta Kondisi Jelang Ramadhan 1446 H/ 2025, Polres Semarang Gelar Konfrensi Pers

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Semarang-Ciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/ 2025 di wilayah Kab. Semarang, Jumat 21/02/ 2025 Polres Semarang menggelar Konfrensi Pers dihadapan sejumlah awak media.

Bertempat di aula Condrowulan Polres Semarang, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dan Kasi Humas Polres, menyampaikan langsung kegiatan Konfrensi Pers Cipta kondisi tersebut.

Sebelum menyampaikan hasil yang dicapai Polres Semarang, kapolres menegaskan Polres Semarang telah melakukan berbagai upaya termasuk kegiatan Preemtif. Yaitu melaksanakan sambang Kamtibmas ke tokoh masyarakat maupun agama, sosialisasi Police Goes to School guna menekan perilaku menyimpang dikalangan pelajar, hingga kegiatan Jumat curhat serentak seluruh jajaran Polres Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan kegiatan rutin yang dioptimalkan, Polda Jateng sejak tanggal 20 Januari 2025 hingga 20 Februari 2025, sedang dan telah melaksanakan Kegiatan cipta kondisi Kamtibmas menjelang Hari raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025. Menanggapi hal itu Polres Semarang sendiri melakukan berbagai kegiatan Kepolisian, baik kegiatan Preemtif, Preventif, dan tindakan Kepolisian. Dan ini sebagai langkah menciptakan situasi kondusif menjelang bulan Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.” Ungkapnya.

Lebih lanjut AKBP Ratna menyampaikan capaian ungkap kasus Polres Semarang selama kurun waktu Januari 2025 hingga Akhir Februari 2025, diantaranya premanisme 2 kejadian dengan 2 pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya perjudian 2 kejadian dengan 10 pelaku, dimana perjuadian menggunakan media kartu domino dan dadu kopyok. Asusila 6 kejadian dengan 7 pelaku diamankan Polres Semarang, serta Narkoba 5 kejadian dengan 9 pelaku dan barang bukti total 7.5 Gram jenis sabu, 4 butir Alprazolam, dan 190 trihexyphenidil.

Menanggapi yang disampaikan Kapolres AKBP Ratna, awak media yang meliput kegiatan menyoroti kejadian pencabulan. Dimana diantara 6 kejadian, ada 2 kejadian yang mendasari pertanyaan media.

READ  One Way Lokal di Tol Dalam Kota Semarang: Upaya Polda Jateng Atasi Kemacetan Mudik

2 Kejadian pencabulan ini terjadi pada lingkungan pendidikan pondok pesantren di Kab. Semarang, Yaitu Ponpes MU dan Ponpes MH. Dimana pada Ponpes MU terdapat 10 korban, dan Ponpes MH ada 2 Korban.

“Pada Ponpes insial MU, pelaku merupakan seorang laki laki bernisial CB (60 Tahun) yang juga pengasuh pada ponpes tersebut, dan kejadian tersebut terjadi pada awal februari 2025. Dimana 10 korban adalah santri laki laki berusia 13 hingga 17 tahun ini di iming imingi rokok dan Reward serta perlakuan istimewa dari pengasuh Ponpes tersebut, lokasi ke 10 korban dicabuli pelaku CB saat berada di kamar pelaku maupun kamar/asrama para korban, dengan modus pelaku meminta dipijit oleh masing masing korban.” Jelasnya.

Selanjutnya pada Ponpes MH, pihaknya menyampaikan untuk modus juga sama dengan yang dilakukan oleh pelaku CB di Popes MU, yaitu meminta pijat kepada korban.

“Modusnya sama, dan pelaku pengasuh ponpes MH berinisial MS (53 Th). Kejadian terjadi pada awal Februari 2025 saat korban sendirian di kamar ponpes maupun saat didalam kelas, ini dilakukan kepada 2 orang satri perempuan berusia 11 dan 13 Tahun di waktu yang berbeda.” Tambahnya.

Dengan kejadian tersebut Polres Semarang bersama dinas P3A dan KB Kab. Semarang, serta Dinas Sosial dan juga Psikologi Forensik RS. Ken Saras melakukan pendampingan kepada para korban. Hal ini bertujuan sebagai pemulihan atau rehabilitasi Psikis para korban.

Diakhir pernyataanya kepada awak media, AKBP Ratna juga mengapresiasi peran masyarakat dalam melaporkan kejadian tindak pidana, terutama dalam hal tindak pidana Asusila. Sehingga dapat mencegah jatuhnya banyak korban, dan melindungi generasi muda penerus bangsa sehingga dapat menempuh pendidikan dengan baik.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Papua Barat Daya Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi Di Sorong, Sopir Tangki Ditahan
Sinergi Aparat dan Pemerintah, Perbaikan Jembatan Kamandoran Cibadak Dipantau Langsung Brimob Polda Jabar
Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal
Polda Papua Barat Daya Laksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Gelar Perkara Dumas
Rekonstruksi 17 Adegan, Polda Papua Barat Daya Bongkar Rencana Pembunuhan di Tambrauw
Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Penembakan Dan Pencurian Senpi Di Kp.sorry
Tindak Tegas Kapolda Riau: Copot Pejabat Polsek Panipahan, Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu  
Kapolda Papua Barat Daya Buka Audit Kinerja Tahap I 2026, Fokus pada Perencanaan dan Pengorganisasian
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:01 WIB

Polda Papua Barat Daya Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi Di Sorong, Sopir Tangki Ditahan

Senin, 20 April 2026 - 09:44 WIB

Sinergi Aparat dan Pemerintah, Perbaikan Jembatan Kamandoran Cibadak Dipantau Langsung Brimob Polda Jabar

Minggu, 19 April 2026 - 23:05 WIB

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Polda Papua Barat Daya Laksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Gelar Perkara Dumas

Rabu, 15 April 2026 - 11:32 WIB

Rekonstruksi 17 Adegan, Polda Papua Barat Daya Bongkar Rencana Pembunuhan di Tambrauw

Berita Terbaru

Berita Daerah

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB