SUARARAKYAT.info || JAKARTA- Adalah Prof. Jimly Asshiddiqie seorang Pengawal konstitusi Indonesia dan menjadi benteng terakhir bagi pencari keadilan kini berusia 70 tahun, ucapan selamat ulang tahun datang dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satu adalah Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag.Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama MATAKIN PUSAT
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi dan ucapan selamat’ semoga beliau panjang umur dan tetap konsisten memberikan kontribusi ilmu hukum secara konstruktif dan berkeadilan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Liem Liliany Lontoh, Prof. Jimly Asshiddiqie adalah sosok yang penuh dengan kesederhanaan dan keramahan yang khas.
“Prof. Jimly terus menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi bagi Masyarakat, ” ujar Ws Liem Liliany Lontoh kepada suararakyat. info, di Jakarta, Jumat (17/04/2026). 
Dikatakan Liliany Lontoh sebagai Ketua Kehormatan di Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia ( MATAKIN ), saya mempunyai kesempatan untuk mengenal beliau lebih dekat. “Baik dalam bertutur kata maupun pandangan-pandangannya terhadap hukum di Indonesia, ” imbuhnya.
Ditambahkan Liliany Lontoh, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) adalah kepribadian yang patut diteladani karena komitmennya terhadap keadilan, kesetaraan, dan kebersamaan.
“Beliau selalu siap membantu dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau golongan. Beliau adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang berintegritas dan berhati emas, ” tuturnya.
Diketahui sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia periode 2003-2008, Prof. Jimly telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan bijaksana dalam menegakkan konstitusi dan hukum di Indonesia.
“Beliau juga telah berperan aktif dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, serta memajukan hukum dan konstitusi di Indonesia, ” tegasnya.
Dalam pandangannya terhadap Prof. Jimly, saya sangat mengapresiasi dedikasinya dalam memperkuat lembaga-lembaga negara, seperti Mahkamah Konstitusi, dan upayanya dalam meningkatkan kesadaran hukum dan konstitusi di kalangan masyarakat.
“Beliau juga telah menulis banyak buku dan artikel tentang hukum dan konstitusi, yang telah menjadi referensi penting bagi para akademisi dan praktisi hukum, ” urainya.
Pada beberapa kesempatan pertemuan, bahkan ketika saya menjadi Ketua Panitia Sahur Bersama Ibu Shinta Nuriyah Wahid di Kalijodo tahun 2018, beliau dengan rendah hati datang memenuhi undangan saya, menunjukkan betapa beliau menghargai kebersamaan dan kepedulian terhadap Masyarakat.
Saya merasa sangat bangga memiliki kesempatan untuk mengenal dan bekerjasama dengan Prof. Jimly. Beliau adalah contoh inspiratif bagi kita semua, dan saya yakin bahwa warisan beliau akan terus hidup dan memberikan inpirasi bagi generasi-generasi mendatang, khususnya umat agama Khonghucu dan masyarakat pada umumnya.
Semoga beliau terus diberkahi dan diberikan kesehatan untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara.
“Selamat ulang tahun ke-70, Prof.Jimly. Semoga panjang umur, sehat selalu dan terus berkarya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas.
Terima kasih Prof.Jimly atas inspirasi dan kontribusinya selama ini, semoga kami dapat mengikuti dan meneruskan jejakmu,”tandasnya.
Penulis : S Handoko
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














