Bandung Jawa Barat – Nuansa sakral dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan tradisi pedang pora dalam l pernikahan Kapten Marinir Akmal Hidayat Hasibuan dengan Letda Ckm (K) dr. Yuanita, yang berlangsung di Gedung Kodiklat TNI AD, Minggu (29/03/2026).
Upacara yang sarat makna ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu prajurit terbaik, sekaligus menjadi simbol kebanggaan korps.
Jalannya prosesi berlangsung tertib dan khidmat, dipimpin oleh Helilintar Setiojoyo Laksono selaku Inspektur Upacara yang hadir bersama istri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tradisi pedang pora, para perwira membentuk barisan pedang terangkat menyerupai gerbang kehormatan yang dilalui kedua mempelai. Momen tersebut tidak hanya menghadirkan suasana sakral, tetapi juga mencerminkan kuatnya solidaritas, kekompakan, serta nilai kekeluargaan di lingkungan Yonif 2 Marinir.
Kehadiran Hadi Tjahjanto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan turut menambah kehormatan dalam acara tersebut. Ia hadir sebagai saksi sekaligus memberikan doa restu bagi kedua mempelai.
Tradisi pedang pora ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga simbol penghormatan serta harapan agar pasangan yang baru menikah dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh keharmonisan, kebahagiaan, dan keteguhan.
Melalui pelaksanaan tradisi ini, nilai-nilai kehormatan, loyalitas, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas Korps Marinir diharapkan terus hidup, tidak hanya dalam kedinasan, tetapi juga dalam kehidupan keluarga para prajurit.
Penulis : Leonardo
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














