Satgas Pangan Polres Kediri Bersama Badan Pangan Nasional Lakukan Sidak Menjelang Bulan Suci Ramadhan

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| KEDIRI – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kediri bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Kediri, pada Jumat 6 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Sidak tersebut merupakan bagian dari pendampingan Satgas Pangan dalam rangka kunjungan kerja Deputi III Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas RI ke Kabupaten Kediri. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, serta Perum Bulog Cabang Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, menuturkan bahwa sidak dilakukan di sejumlah titik strategis, di antaranya ke Ketua Asosiasi Cabai dan Ketua Umum Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan komoditas pangan.

“Dari hasil pengecekan sementara, harga bahan pokok masih relatif stabil menjelang Ramadan. Untuk saat ini tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan,” tutur AKP Joshua.

Menurut AKP Joshua, stabilitas harga ini perlu terus dijaga dan mengimbau para petani cabai melalui ketua asosiasi untuk menjual cabai dengan memprioritaskan kebutuhan pasar lokal sebelum menjualnya ke daerah luar Jawa Timur.

“Satgas Pangan akan terus melakukan mitigasi dan pengawasan secara berkala agar harga tetap stabil selama Ramadan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok pangan dalam kondisi aman,” tambahnya.

Untuk harga telur ayam ras, peternak menjual ke distributor tingkat satu (D1) dengan harga rata-rata Rp26.500 per kilogram, kemudian dari D1 ke pasar atau ritel sebesar Rp27.500 per kilogram, hingga ke konsumen akhir sekitar Rp28.000 per kilogram. Tidak adanya kenaikan harga telur dipengaruhi oleh harga bahan baku pakan yang masih stabil.

READ  Hari Ke-5 Penanganan Banjir Bandang, Karo Ops Polda Papua Barat Tinjau Lokasi Bencana di Pegunungan Arfak

Adapun untuk komoditas cabai rawit, harga saat ini berada di kisaran Rp69.000 per kilogram. AKP Joshua menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh faktor anomali cuaca dengan curah hujan tinggi yang terjadi pada bulan November hingga Januari. Kondisi tersebut menyebabkan banyak tanaman cabai di dataran rendah tergenang air selama lebih dari 1×24 jam sehingga mengalami kerusakan.

“Selain faktor cuaca, pada bulan Desember dan Januari juga terjadi serangan hama lalat buah serta jamur dengan tingkat serangan mencapai sekitar 35 persen. Akibatnya, produktivitas tanaman cabai menurun dan pasokan berkurang,” jelasnya.

Ia memprediksi harga cabai masih berpotensi fluktuatif hingga bulan Ramadan. Namun, pada bulan Mei dan Juni mendatang, harga cabai diperkirakan akan mengalami penurunan karena sekitar 14.000 hektare lahan cabai di wilayah Jawa Timur akan memasuki masa panen.

“Untuk cabai di dataran tinggi, waktu tanam dan panennya tidak bisa dijadwalkan secara pasti karena sangat bergantung pada kondisi cuaca,” pungkas AKP Joshua.

Dengan adanya sidak dan pengawasan intensif ini, Satgas Pangan Polres Kediri bersama Bapanas RI berharap stabilitas harga dan ketersediaan pangan dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman.

 

Penulis : Ags

Editor    : Red

Sumber Berita : suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Duga Jaksa Di Usir Hakim Di Sidang Praperadilan Nganjuk
Ki Darmaningtyas: Kepuasan Pemudik Hingga 85,3% Bukti Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas dan Sinergi Lintas Sektor
Polresta Sidoarjo Ungkap 19 Kasus Narkoba Selamatkan 4000 Jiwa dari Bahaya Narkotika
Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian
Deteksi Dini, Selamatkan Kehidupan: Dharma Pertiwi Gaungkan Kesadaran Kanker Payudara di Manokwari
Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas
21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis
Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:30 WIB

Di Duga Jaksa Di Usir Hakim Di Sidang Praperadilan Nganjuk

Jumat, 10 April 2026 - 04:36 WIB

Ki Darmaningtyas: Kepuasan Pemudik Hingga 85,3% Bukti Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas dan Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 10 April 2026 - 04:31 WIB

Polresta Sidoarjo Ungkap 19 Kasus Narkoba Selamatkan 4000 Jiwa dari Bahaya Narkotika

Jumat, 10 April 2026 - 04:28 WIB

Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian

Jumat, 10 April 2026 - 04:18 WIB

Deteksi Dini, Selamatkan Kehidupan: Dharma Pertiwi Gaungkan Kesadaran Kanker Payudara di Manokwari

Berita Terbaru