SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI- SPPG Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi menghadirkan sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk prasmanan pada momen peringatan Hari Ulang Tahun Guru Nasional. Kegiatan ini digelar di halaman upacara SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, Selasa (25/11/2025).
Aslap SPPG Karamat, Muhammad Maulana Azis, menjelaskan, penyajian MBG secara prasmanan ini merupakan inisiatif khusus dari yayasan dan mitra.
“Kebetulan ini merupakan inisiatif dari Yayasan dan Mitra di hari spesial Hari Guru. Kita ingin membuat gebrakan, sesuatu yang beda dari yang lain. Makanya kita izin ke sekolah untuk penyaluran MBG dalam bentuk prasmanan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. “Kita telah mendapat izin dari Danramil, Kapolsek, dan Forkopimcam. Alhamdulillah mereka bisa hadir bersama-sama menyantap MBG yang sama dengan para murid. Ini juga sebagai pembuktian bahwa MBG dari dapur kita sangat aman,” tambahnya.
Azis menyebutkan beragam menu yang disajikan, mulai dari ayam serundeng, kentang mustopa, salada, timun, serta sambal bagi siswa yang menginginkannya. Selain itu, disediakan pula mix fruit dan susu pasteurisasi yang kini menjadi favorit para pelajar.
“Susu pasteurisasi ini sudah kita gunakan lebih dari dua bulan. Kita bekerja sama dengan pihak pengemasnya dan ternyata susu ini luar biasa, mampu menetralkan racun atau bakteri yang muncul dari penguapan tray. Alhamdulillah selama ini sambutannya luar biasa,” jelasnya.
Pada kegiatan ini, SPPG Karamat menyalurkan sebanyak 1.440 porsi MBG dengan ukuran dan nilai gizi yang sesuai standar. Ia juga menyampaikan pesan kepada pihak sekolah.
“Insya Allah kami sebagai mitra dari yayasan akan memberikan yang terbaik terutama dalam pemenuhan gizi yang diwajibkan Pemerintah. Insya Allah kami amanah dalam hal itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengapresiasi langkah SPPG Karamat yang menghadirkan penyajian khusus di Hari Guru Nasional.
“Ini momen Hari Guru Nasional dan saya mengapresiasi SPPG Karamat karena ada penyajian khusus tetapi tetap gizinya seimbang, ada ayam, sayur, buah-buahan, dan susu,” ucapnya.
Andri juga menyampaikan bahwa di Kota Sukabumi terdapat 44 dapur MBG yang beroperasi. Ia berpesan agar seluruh pengelola tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Tetap utamakan kualitas, itu yang utama,” singkatnya.
(Prim RK)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT














