Santri Penjaga Peradaban Meneguhkan Peran Intelektual dan Spiritualitas, Fabem Jawa Timur: Selamat Hari Santri Nasional 2025

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||SURABAYA – Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional sebuah momentum penting yang tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengakuan historis atas peran besar kaum santri dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun 2025 ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, sebuah ajakan reflektif agar para santri senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kebangsaan sekaligus berkontribusi dalam peradaban global.

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional berakar dari peristiwa monumental yang terjadi 80 tahun silam. Pada 22 Oktober 1945, Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, menyerukan Resolusi Jihad di Surabaya. Seruan tersebut bukan sekadar panggilan keagamaan, melainkan juga sebuah seruan kebangsaan yang menggugah kesadaran kolektif umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan Belanda yang ingin kembali berkuasa.

Dari pesan jihad itu, kobaran semangat meluas ke seluruh penjuru negeri dan melahirkan pertempuran heroik 10 November 1945 yang kini dikenang sebagai Hari Pahlawan. Maka, Hari Santri menjadi wujud penghormatan negara terhadap kontribusi moral, spiritual, dan intelektual para santri mereka yang rela berkorban demi tegaknya NKRI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia” menegaskan transformasi peran santri di era modern. Santri bukan hanya penjaga tradisi keagamaan, tetapi juga agen perubahan sosial, ilmuwan, dan pemimpin masa depan yang berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. “Mengawal Indonesia Merdeka” dimaknai sebagai upaya menjaga keutuhan bangsa dari ancaman ideologi transnasional, disinformasi digital, serta degradasi moral akibat arus globalisasi. Sementara itu, frasa “Menuju Peradaban Dunia” menggambarkan tekad kaum santri untuk mengambil bagian dalam membangun tatanan dunia yang berkeadilan, damai, dan beradab melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta spiritualitas.

READ  Perkuat Struktur Organisasi, DPC GRIB Jaya Pelalawan Serahkan Mandat Ke 4 PAC Kecamatan

Peringatan Hari Santri 2025 di berbagai daerah, termasuk di Surabaya tempat lahirnya Resolusi Jihad digelar dengan khidmat. Berbagai kegiatan seperti zikir kebangsaan, pembacaan shalawat, doa bersama, pawai santri, hingga lomba karya ilmiah dan diskusi publik turut mewarnai suasana. Setiap kegiatan tersebut bukan hanya seremoni, tetapi juga manifestasi dari tekad santri untuk terus belajar, berkontribusi, dan menjaga nilai keindonesiaan di tengah perubahan zaman.

Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur turut menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada seluruh santri di Indonesia. “Kami mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2025. Semoga semangat santri dalam mengawal Indonesia merdeka dapat terus hidup di setiap generasi muda, menuju peradaban maju yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa dan agama,” ujar pernyataan resmi FABEM Jatim di Surabaya, Rabu (22/10/2025).

Hari Santri Nasional bukan hanya peringatan atas masa lalu, tetapi juga cermin masa depan. Di tangan santri para penjaga ilmu, akhlak, dan nilai kebangsaan terletak harapan bagi Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan berperadaban dunia. Dari pesantren, lahir intelektual yang beriman; dari santri, tumbuh pemimpin yang berjiwa bangsa.

(Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garda Terdepan Anti Narkoba! Pemuda (KOPAN) Kraton Gandeng Polsek Kraton Kawal Desa-Desa Bebas Narkotika
LISTRIK MENYALA, KEADILAN PADAM Ironi di Balik Gemerlap Geothermal Salak
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP.dan Jajaran Mengucapkan Selamat. Hari Kesaktian Pancasila 2026
Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Kurban di Komplek Balitri Parungkuda
Kurban Perdana SPPG Indonesia Maju Pasir Halang 02, Tebar Kepedulian dan Edukasi Makna Berbagi
Semangat Iduladha, Lanal Bandung Perkuat Nilai Kepedulian dan Ketakwaan Melalui Ibadah Kurban
Perpisahan Berkesan, SPPG Mutiara Pelabuhan 1 Citamiang Hadirkan MBG Prasmanan untuk Siswa MAN 1 Kota Sukabumi
Wajah Baru Calon Demokrasi Desa, Encup Supratman Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Perumahan Kedungwaringin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:26 WIB

Garda Terdepan Anti Narkoba! Pemuda (KOPAN) Kraton Gandeng Polsek Kraton Kawal Desa-Desa Bebas Narkotika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:47 WIB

LISTRIK MENYALA, KEADILAN PADAM Ironi di Balik Gemerlap Geothermal Salak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:48 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP.dan Jajaran Mengucapkan Selamat. Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:41 WIB

Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Kurban di Komplek Balitri Parungkuda

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:34 WIB

Kurban Perdana SPPG Indonesia Maju Pasir Halang 02, Tebar Kepedulian dan Edukasi Makna Berbagi

Berita Terbaru