SUARARAKYAT.info||Malang- Komando Armada TNI Angkatan Laut kembali menggelar kegiatan strategis dalam rangka peningkatan kapasitas prajurit di lapangan. Pada Minggu (7/9/2025), berlangsung Pelatihan Pembinaan Babinpotmar TNI AL Tahun Anggaran 2025 yang dipusatkan di Mako Lanal Malang, Jalan Yos Sudarso No. 14, Klojen, Malang, Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Lanal Bandung turut serta mengirimkan sejumlah personel terbaiknya untuk memperkuat kompetensi pembinaan potensi maritim (Babinpotmar). Adapun daftar peserta dari Lanal Bandung yaitu: Sertu Sba Sanawi, Sertu Sba Anto Okto Novianto, Serda Ttg Bambang Heryanto, Serda Ttg Mumung Mulyana, Kopka Ttg Erwin Herwiana, Kopka Ttu Musa, dan Koptu Rjd Usep Firmanshya.
Pelatihan yang dimulai sejak pagi hari itu diawali dengan kegiatan olahraga bersama pada pukul 05.00 WIB, dilanjutkan pembersihan lingkungan dan sarapan pagi. Setelah apel pukul 06.45 WIB, suasana semakin bersemangat ketika para peserta melaksanakan yel-yel kebanggaan prajurit sebelum berangkat menuju daerah Batu, Malang, untuk menjalani praktik lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi utama yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Maliki Biodiversity” yang dibawakan oleh tim dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang). Melalui program pengembangan komunitasnya, UIN Malang memperkenalkan inisiatif pendampingan usaha budidaya lebah (Apis sp.) sebagai bagian dari upaya menuju keberlanjutan Integrated Farming di kawasan Maliki Biodiversity Forest. Program ini diyakini menjadi langkah strategis dalam memperkuat praktik pertanian berkelanjutan, khususnya dengan memanfaatkan potensi budidaya lebah yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pertanian.
Kegiatan lapangan berlangsung dinamis hingga sore hari, dengan jeda istirahat, shalat, dan makan siang pada pukul 12.00 WIB. Setelah itu, para peserta kembali melanjutkan praktik lapangan hingga menjelang sore sebelum akhirnya kembali ke Mako Lanal Malang pada pukul 16.00 WIB. Rangkaian acara ditutup dengan pembersihan umum bersama, menegaskan nilai kedisiplinan dan kebersamaan sebagai ciri khas prajurit TNI AL.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah instruktur dan pemateri berpengalaman, antara lain Kolonel Marinir Wachid, Mayor Laut (P) Hari Handok, Kapten Marinir Sujarwo, serta PNS Sri Gati yang turut memberikan pembekalan bersama tim pendukung. Selain itu, Cak Dan dari UIN Malang juga dipercaya sebagai pembawa materi utama, memperkaya wawasan peserta mengenai konsep keberlanjutan lingkungan berbasis komunitas.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara tercatat berjalan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan potensi maritim yang dilakukan para Babinpotmar di wilayah tugas masing-masing, sekaligus mempererat sinergi antara TNI AL dengan lembaga pendidikan serta masyarakat sipil dalam menjaga ketahanan maritim dan lingkungan hidup.
(Red)














