Suararakyat.info.Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan kondisi darurat di wilayah perairan, Pos TNI AL (Posal) Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan pembekalan dan latihan Search and Rescue (SAR) kepada jajaran security PT Brantas Abipraya (Persero), yang dilaksanakan di kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, Senin (tanggal menyesuaikan).
Kegiatan yang menjadi bagian dari sinergitas antara TNI AL dan sektor swasta ini dipimpin langsung oleh Komandan Posal Sunda Kelapa, Letda Laut (P) Arifudin, yang sekaligus membuka secara resmi latihan tersebut. Turut hadir sebagai pelatih dalam kegiatan ini adalah Serda Edi, salah satu anggota Posal yang berpengalaman dalam bidang penyelamatan laut dan penanganan keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Latihan yang difokuskan pada simulasi penanganan orang jatuh ke laut (man overboard) ini digelar di wilayah kerja Posal Sunda Kelapa, tepatnya di bibir Pantai Ancol. Materi latihan mencakup teori dasar SAR laut, pengenalan alat keselamatan, teknik evakuasi cepat, serta prosedur koordinasi darurat dengan aparat kemaritiman.
Letda Laut (P) Arifudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan praktis kepada para petugas keamanan (security) PT Abipraya yang bertugas di kawasan perairan, agar dapat bertindak cepat dan tepat bila terjadi insiden seperti orang tercebur ke laut atau kecelakaan kerja di sekitar dermaga dan pantai.”Pelatihan ini adalah bagian dari komitmen TNI AL dalam membina masyarakat maritim dan mendukung program keselamatan di lingkungan kerja. Keberadaan security di lokasi vital seperti pelabuhan dan proyek pesisir sangat strategis dalam mendeteksi dan merespons keadaan darurat, sehingga kemampuan SAR dasar harus dimiliki,” ujar Letda Arifudin.

Peserta latihan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi teori hingga praktek di lapangan. Dalam praktek lapangan, mereka dilatih cara mengamati kondisi korban, teknik pelemparan pelampung, hingga cara menarik korban ke daratan dengan aman dan cepat.
Pihak manajemen PT Abipraya menyambut baik inisiatif pembekalan ini dan mengapresiasi keterlibatan Posal Sunda Kelapa yang telah memberikan pelatihan secara profesional. Mereka berharap latihan seperti ini bisa rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat sekitar kawasan kerja mereka, terutama yang berhubungan langsung dengan laut.
Dengan adanya latihan ini, diharapkan para security PT Abipraya dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat di lingkungan kerja mereka, serta mampu bersinergi dengan unsur aparat seperti TNI AL, Basarnas, maupun pihak pelabuhan dalam menghadapi insiden maritim.
(Yusdin Senoputra)














