SORONG – Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Mamberob Y Rumakiek, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk mengendalikan inflasi hingga ke daerah, di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Hal tersebut disampaikan Mamberob saat rapat kerja Komite IV DPD RI bersama Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, di Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami apresiasi kinerja Bank Indonesia yang telah menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi, baik secara nasional maupun sampai ke daerah, termasuk Papua Barat Daya. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, rupiah kita masih kuat dan belanja masyarakat tetap berjalan baik,” ujar Mamberob kepada awak media, Kamis (10/7/2025).
Ia menilai, langkah Bank Indonesia dalam mengintervensi nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi telah membantu menjaga daya beli masyarakat, termasuk di Papua Barat Daya, yang menurutnya masih dalam kondisi stabil dan terkendali.
“Walaupun keadaan negara kita masih sulit, harga-harga di Papua Barat Daya masih stabil dan tidak berdampak luar biasa berkat peran Bank Indonesia,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mamberob juga menyoroti pentingnya peran Bank Indonesia dalam mendukung penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan pembiayaan untuk UMKM melalui bank-bank pemerintah, khususnya Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Kami meminta kepada Gubernur Bank Indonesia untuk memberi perhatian dan dukungan kepada BRI, khususnya yang ada di Papua Barat Daya, dalam penyaluran kredit usaha rakyat kepada UMKM,” kata Mamberob.
Ia mengungkapkan, berdasarkan temuannya saat reses, BRI mengalami keterbatasan biaya anggaran dalam menyalurkan kredit untuk UMKM, padahal UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di Papua Barat Daya.
“Jika BRI mendapat dukungan prioritas dari Bank Indonesia untuk penyaluran kredit kepada UMKM, maka ekonomi daerah akan tumbuh, stabilitas terjaga, dan masyarakat bisa semakin sejahtera,” katanya.














