Suararakyat.info.Jakarta-Suasana hangat penuh warna budaya, kolaborasi lintas bangsa, dan semangat kewirausahaan menyatu dalam gelaran besar bertajuk “Pekan Internasional Perdamaian: Budaya, Fashion, UMKM, dan Seni untuk Dunia” yang digagas oleh Dewan Pimpinan Pusat Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPP FABEM) bersama Yuma Production. Rangkaian acara yang berlangsung sejak akhir Juni hingga 4 Juli ini tidak hanya menampilkan seminar internasional, fashion show, pameran lukisan, hingga pertunjukan seni, tetapi juga membawa pesan kuat tentang perdamaian, keberagaman, dan pemberdayaan komunitas.
Acara yang diinisiasi oleh Ketua Umum DPP FABEM, Zainuddin Arsyad, dan Hj. Shannelom Yuma, Presiden Yuma Production, menjadi panggung dialog lintas budaya dan lintas sektor. “Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai jembatan bagi Indonesia untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada dunia, melalui bahasa yang universal: seni, budaya, dan kolaborasi ekonomi kreatif,” ujar Shannelom Yuma dalam sambutannya.(4/7/2025)
Doa untuk Perdamaian
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara resmi dibuka dengan khidmat oleh pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Habib Syarief Shihab, menandai semangat spiritual sebagai fondasi dari kegiatan kolaboratif ini.
Wacana Global dan Aksi Lokal dalam Seminar Internasional
Puncak intelektual dari acara ini adalah Seminar Internasional yang menghadirkan para tokoh penting dari dalam dan luar negeri. Di antaranya:
Roberto Sarmento de Oliveira Soare, Duta Besar Timor Leste, yang menyoroti pentingnya diplomasi budaya dalam menjaga stabilitas kawasan.
Eddy De Cuyper, mantan Penasihat Bea Cukai Kedutaan Besar Belgia di Jakarta, berbicara mengenai penguatan jaringan internasional UMKM.
Christina Agustina, Asisten Deputi Ekosistem Bisnis Wirausaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, memaparkan kebijakan strategis penguatan UMKM nasional.
Muhammad Mustafa Sarinanto, M.Eng, Kepala Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, menyampaikan pentingnya penguatan SDM dalam era transformasi digital.
Stephen Stanly, Kepala Bidang Strategi Pemasaran Asdep Pengembangan Talenta Kementerian Koperasi dan UKM, menegaskan pentingnya daya saing koperasi.
Tatan Taufik Lubis, Presiden NYC Federation, membahas diplomasi warga negara dan peran diaspora dalam promosi budaya Indonesia.
Selain seminar, acara ini juga dimeriahkan dengan Fashion Show Kolaboratif yang menghadirkan karya-karya desainer nasional ternama. Nama-nama seperti Ida Royani, Ida Leman, Corrie Castubi, Jeny Tjahyawati, Retno Ambarsari, Dimas Mahendra, dan Shannelom Yuma menghadirkan karya-karya etnik-modern yang menggambarkan keindahan busana Nusantara. Karya almarhum Hengki Kawilarang juga turut ditampilkan sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusinya dalam dunia fashion Indonesia.
Suasana makin semarak dengan penampilan Ressa Herlambang, yang menyuguhkan nuansa hiburan sekaligus kebanggaan pada talenta seni Indonesia.
Dalam lini seni rupa, diselenggarakan Pameran Lukisan 7 Hari, menampilkan 13 seniman dari berbagai latar belakang dengan karya-karya yang mengangkat tema sosial, budaya, dan alam:
Syafril Cotto
Yenny Mahastuti
Bambang Supriadi
Suwiyati
Novandi
Shannelom Yuma
Lisa Arne Senduk
Fathoni
Tini Bagyo
Udin Choiruddin
Sisjunjungseni
Purwanto Seno
Afit Ruseno
Agenda Harian: Literasi, Tari, dan Cinta Alam
Lebih dari sekadar acara satu hari, kegiatan ini digelar selama sepekan dengan berbagai kegiatan tematik:
Minggu, 29 Juni 2025: Penampilan kolaboratif Perempuan Nusantara Berkreasi (PNB).
Senin, 30 Juni 2025: Sanggar Menari Tari Nusantara (MTN) menampilkan tarian daerah, lomba karaoke, dan fashion show komunitas.
Selasa–Kamis, 1–3 Juli 2025: Gerakan Semangat Literasi Nasional bersama komunitas “CS Kehidupan”, mengangkat tema cinta, karya, dan lingkungan.
Jumat, 4 Juli 2025: Penampilan kolaboratif Line Dance yang membaurkan unsur budaya modern dan tradisional.
Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai elemendari pemerintah, komunitas seniman, perancang busana, pelaku UMKM, hingga diaspora dan perwakilan diplomatik DPP FABEM dan Yuma Production menyampaikan pesan kuat: Indonesia siap menjadi pusat perdamaian dan kebudayaan dunia.
Untuk dokumentasi visual dan momen kegiatan, masyarakat dapat mengakses melalui kanal resmi: https://www.instagram.com/p/DLriIwuTuIn/?img_index=1
(Hs)














