Suararakyat.info.Garut-Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah pesisir dan pegunungan, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Posmat Cidaun, Kopka AL Irvan, mendampingi Palaksa (Perwira Pelaksana) Lanal Bandung Letkol Marinir Dadan Solehudin dalam kunjungan silaturahmi ke tokoh masyarakat Gunung Putri, Abah Kanda, yang berlokasi di Kampung Cikendi RT 02 RW 12, Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, belum lama ini.
Kunjungan ini menjadi bagian dari program komunikasi sosial maritim yang rutin dilakukan TNI AL guna membangun kedekatan emosional dengan masyarakat lokal, sekaligus menjadi ajang memperkuat ketahanan ideologis di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh negatif yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, pertemuan tersebut diisi dengan dialog terbuka mengenai situasi sosial-keagamaan serta tantangan yang sedang dihadapi masyarakat. Tokoh masyarakat Gunung Putri, Abah Kanda, menyampaikan pesan penting kepada seluruh unsur yang hadir agar senantiasa memperkuat akidah dan menjaga integritas keimanan. Ia mengingatkan bahwa saat ini marak pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mengklaim memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai masalah dengan menggunakan dalih agama, sejarah leluhur, dan keilmuan spiritual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan mudah terpancing, jangan mudah terhasut. Sekarang banyak orang datang mengaku bisa bantu, bisa selesaikan masalah apa saja katanya dengan ilmu agama, silsilah leluhur, dan lain-lain. Padahal bisa jadi itu hanya topeng penyesatan,” ujar Abah Kanda.(30/6/2025)
Senada dengan peringatan tersebut, Kopka AL Irvan menegaskan bahwa masyarakat harus waspada dan tidak gegabah dalam mempercayai pihak-pihak yang menggunakan modus manipulatif seperti itu. Ia menambahkan bahwa modus-modus semacam ini kerap menjadi alat penipuan dan bahkan membahayakan persatuan masyarakat, karena bisa memecah belah dan memunculkan konflik horizontal.

“Kita harus hati-hati. Jangan biarkan masyarakat kita dijadikan objek penyesatan oleh mereka yang menyalahgunakan simbol-simbol suci dan warisan leluhur untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegas Kopka AL Irvan dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Letkol Marinir Dadan Solehudin mendukung penuh sikap tegas yang disampaikan Babinpotmar tersebut. Ia menegaskan pentingnya tindakan preventif dan penegakan hukum terhadap siapapun yang mencoba menyesatkan masyarakat dengan kedok spiritualitas palsu.
“Kalau bisa dibina, mari kita bina. Tapi kalau tidak bisa dibina, maka harus kita binasakan. Ini bukan ancaman, ini bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari pengaruh destruktif yang berbahaya,” ujar Letkol Marinir Dadan dengan tegas.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, serta aktif melaporkan ke pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar wilayah Garut, khususnya daerah Tarogong Kaler, senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan terjaga dari segala bentuk penyesatan serta ancaman ideologis.
(Cep Toto)














