Papua Barat Daya Genjot Pemahaman SPM Ketertiban, Fokus Tingkatkan Layanan Publik

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Sorong, PBD – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat se-Provinsi, Kamis (26/6/2025) di Hotel Belagri, Kota Sorong. Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan pemahaman terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan sinkronisasi rencana pelaksanaan anggaran 2025.

Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana dan Satpol PP PBD, Vicente.C. Baay, S.IP, M.PA menjelaskan, kegiatan ini penting karena masih rendahnya pemahaman di tingkat kabupaten/kota terhadap penerapan SPM, khususnya di bidang ketertiban dan ketentraman umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SPM ini punya enam indikator utama, seperti layanan pengaduan, patroli keamanan, penanganan masalah sosial, penyediaan pos bencana, dan bantuan darurat. Sayangnya banyak kabupaten/kota masih minim dalam menginput data, sehingga kami kumpulkan mereka untuk pelatihan bersama narasumber dari Jogja,” terang Vicente.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga terkait erat dengan sistem perencanaan, penganggaran, dan pelaporan yang akan digunakan pemerintah pusat sebagai tolok ukur kinerja daerah. Oleh karena itu, semua kabupaten/kota diharapkan bisa menginput laporan kinerja layanan secara konsisten setiap triwulan.

READ  Babinsa Cikole Amankan Arus Balik Idul Fitri di Stasiun Kota Sukabumi, Himbau Warga Waspada Barang Bawaan

Rapat ini juga menjadi momentum awal untuk membangun sistem koordinasi terpadu berbasis teknologi, di mana satu pintu pengaduan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti. “Kami sedang bangun pusat kendali operasi. Semua laporan masyarakat akan masuk ke satu komando agar penanganannya cepat dan efisien,” ujarnya.

Vicente juga menyinggung soal minimnya fasilitas di provinsi baru ini. “Untuk Damkar saja, kami baru punya satu unit mobil pemadam. Tapi kami tidak menyerah, kami kirim 20 anggota ikut pelatihan di Jakarta, supaya sepulangnya nanti mereka bisa jadi pelopor pelayanan publik yang cepat dan tanggap,” tambahnya.

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kelurahan Matamalagi, Wujud Komitmen Bersama Perangi Narkoba
Tegas Namun Humanis: Polsek Tarokan Jaga “Benteng Barat” Kediri Tetap Damai dan Kondusif 
Aksi Memukau Polisi Cilik Binaan Satlantas Polres Kediri Kota Sedot Perhatian Pengunjung CFD
Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Pertama Digelar Polres Kediri, Pare Bhayangkara Run 2026 Disambut Antusias Ribuan Pelari
Langkah Pengabdian Satgas Yonif 2 Marinir, Menjaga Keamanan dan Membawa Kebahagiaan untuk Warga Enarotali Paniai
Kawal Asta Cita Presiden, Polsek Tarokan Pastikan Sektor Peternakan Aman dan Produktif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:31 WIB

Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kelurahan Matamalagi, Wujud Komitmen Bersama Perangi Narkoba

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:35 WIB

Tegas Namun Humanis: Polsek Tarokan Jaga “Benteng Barat” Kediri Tetap Damai dan Kondusif 

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:26 WIB

Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:22 WIB

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:10 WIB

Pertama Digelar Polres Kediri, Pare Bhayangkara Run 2026 Disambut Antusias Ribuan Pelari

Berita Terbaru