Suararakyat.info.Sukabumi- Senyum bahagia bercampur haru terpancar dari wajah Gita Handayanti, siswi SMAN 1 Simpenan Sukabumi, yang baru saja dinyatakan lulus dari jenjang pendidikan menengah atas. Di tengah riuh tawa teman-teman seangkatannya yang merayakan kelulusan, Gita memilih untuk menunduk sejenak, merenungi perjalanan tiga tahun yang penuh perjuangan, tawa, air mata, dan doa.
Gita bukan hanya lulus dengan nilai yang membanggakan, tetapi juga berhasil menembus jalur SNBP dan diterima di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA),fi prodi kebidanan.salah satu perguruan tinggi negeri impian banyak siswa. Namun di balik kabar gembira ini, tersimpan sejuta rasa yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
“Terima kasih bapak ibu guru tercinta atas semua ilmu dan bimbingannya. Juga untuk sahabat-sahabat seperjuangan, terima kasih telah menjadi bagian dari cerita hidupku. Tanpa kalian semua, aku bukan siapa-siapa,” ujar Gita dengan mata berkaca-kaca saat dimintai tanggapan atas kelulusannya.
Momen kelulusan ini menjadi titik penting sekaligus penuh emosional bagi Gita. Ia teringat akan pagi-pagi penuh semangat meski tubuh lelah, malam-malam belajar ditemani cahaya redup lampu kamar, serta nasihat tulus dari para guru yang bukan hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga nilai hidup.
“Rasanya seperti mimpi,” lanjut Gita. “Tiga tahun lalu aku hanya anak SMA biasa yang takut tak bisa mengikuti pelajaran. Tapi sekarang, aku akan melangkah ke bangku kuliah. Semua ini berkat doa, dorongan, dan cinta dari orang-orang yang selalu percaya padaku.”
Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru yang lebih menantang. Namun bagi Gita, meninggalkan bangku sekolah, teman seperjuangan, dan sosok guru-guru yang telah menjadi bagian dari keluarganya adalah proses yang tak mudah.
Dengan berlinang air mata, Gita pamit dari gerbang sekolahnya untuk terakhir kali sebagai siswi SMAN 1 Simpenan. Ia melangkah pasti ke masa depan, namun di hatinya akan selalu tertanam kenangan dan rasa cinta untuk tempat yang telah membentuknya menjadi pribadi yang siap menghadapi dunia.
(Hs)














