Baker’s Math: Tiga Anak Muda Sorong Ubah Passion Jadi Brand Pastry Premium

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Di tengah gempuran brand roti dari luar kota, tiga anak muda Sorong, Maria Stefani, Ranty Sri Iskandar, dan James D. Lalaun. jumat (15/8/2025)

Mereka berani melawan arus, membangun Baker’s Math, brand pastry premium yang lahir bukan dari dapur hotel bintang lima, melainkan dari dapur rumahan yang penuh eksperimen.

Kini, toko mereka resmi hadir di Paragon Square Mall (Lantai 1), menghadirkan pengalaman kuliner baru untuk warga Sorong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisahnya dimulai dua tahun lalu. Saat itu, Maria dan tim menemukan celah pasar yang belum terjamah: mirror glaze cake.

“Di Sorong waktu itu nggak ada yang jual. Kami coba bikin, belajar dari nol, dan ternyata jadi yang pertama di sini,” cerita Maria. Keberanian mencoba itu menjadi fondasi bisnis mereka.

Dari satu produk unik, usaha ini berkembang. Pelanggan mulai mengenal kualitas rasa mereka.

Lalu ide berikutnya datang: menghadirkan croissant yang dibuat from scratch.

“Di Sorong banyak croissant, tapi belum ada yang benar-benar bikin dari tepung, adonan, sampai laminating butter sendiri. Kami ingin bawa rasa otentik itu,” kata Ranty.

READ  Rekam Jejak Lingkungan PT National Sago Prima Disorot: Karhutla, Pemulihan Ekologis hingga Akses Penelitian Jadi Sorotan

Croissant butter classic dibanderol mulai Rp24 ribu, lalu naik untuk varian premium.

Tak hanya croissant, ada cheesecake, roti, dan minuman.

Dan demi terus relevan, mereka mengikuti tren kuliner nasional.

Salah satunya dengan membawa dessert viral croissant Nutella ice cream ke Sorong. Isinya selai Nutella, es krim vanila, lumuran cokelat, dan taburan kacang—pas dengan selera lokal yang suka manis dan cokelat.

Grand opening mereka tak sekadar potong pita. Ada promo strategis: pembelian minimal Rp50 ribu gratis kopi (berlaku dua hari, tanpa kelipatan).

“Kami ingin orang langsung mencoba kombinasi pastry dan kopi kami,” jelas James.

Target mereka jelas—Baker’s Math bukan hanya toko roti, tapi brand kuliner Sorong yang bisa menembus kabupaten lain.

“Kami ingin Baker’s Math jadi ikon pastry di Papua Barat Daya. Terus berinovasi, terus memberi pengalaman baru bagi pelanggan,” kata Maria.

Tiga anak muda ini membuktikan bahwa bisnis tak selalu butuh modal besar tapi butuh ide segar, eksekusi konsisten, dan keberanian bermain di segmen yang orang lain belum sentuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi
Pelamar Kerja Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen PT Bina Mitra Artha ke Dinas Tenaga Kerja Meranti
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Akses Informasi Distribusi Solar Bersubsidi di Gudang PT Mas Artha Sarana Disorot, Publik Minta Pengawasan Aparat
Rekam Jejak Lingkungan PT National Sago Prima Disorot: Karhutla, Pemulihan Ekologis hingga Akses Penelitian Jadi Sorotan
Mahasiswa S-2 dan PT National Sago Prima Berbeda Versi Soal Prosedur dan Dugaan Pengelolaan Limbah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:20 WIB

Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:55 WIB

Pelamar Kerja Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen PT Bina Mitra Artha ke Dinas Tenaga Kerja Meranti

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:58 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:05 WIB

Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.

Berita Terbaru