Malahayati Konsultan Edukasi Warga Selajambe tentang Bahaya Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || SUKABUMI – PT Malahayati Nusantara Raya melalui Malahayati Konsultan menggelar sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol), judi online (judol), dan investasi ilegal di Aula Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (30/6/2026). Sekitar pukul 13:00 sampai 16:30 wib

Mengusung tagline “Kita Bantu Orang, Tuhan Bantu Kita”, kegiatan ini menghadirkan Departemen Produk dan Layanan PT Malahayati Nusantara Raya Pusat Maulana Akbar, Kepala Cabang PT Malahayati Nusantara Raya Cabang Sukabumi Sayuti Mahmud, Agen Malahayati Yudi Hadiansyah, Kepala Desa Selajambe H. Pipin Saripin, Babinsa, perangkat desa, kader PKK, serta tokoh masyarakat.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai berbagai risiko yang ditimbulkan oleh pinjaman online, judi online, dan investasi ilegal yang kini semakin marak. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga bertujuan membekali masyarakat dengan pemahaman mengenai langkah-langkah yang dapat ditempuh apabila terlanjur menjadi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Departemen Produk dan Layanan PT Malahayati Nusantara Raya Pusat, Maulana Akbar, menjelaskan, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat terjebak dalam persoalan yang dapat merugikan secara finansial maupun psikologis.

“Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan financial technology (fintech), khususnya pinjaman online, serta mewaspadai bahaya judi online dan investasi ilegal. Dampaknya tidak hanya kerugian materi, tetapi juga tekanan mental, konflik keluarga, bahkan dalam sejumlah kasus dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Karena itu, masyarakat perlu memahami risikonya sejak dini,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, PT Malahayati Nusantara Raya juga membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang menghadapi persoalan akibat pinjaman online maupun judi online. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat berkonsultasi secara gratis untuk memperoleh edukasi, memahami hak dan kewajibannya, serta mendapatkan arahan mengenai solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

“Kami membuka konsultasi secara gratis. Masyarakat dapat datang ke kantor untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik sesuai permasalahan yang dihadapi. Harapannya, mereka tidak merasa menghadapi persoalan ini sendirian,” katanya.

Menurut Maulana, bagi masyarakat yang telah memasuki kondisi gagal bayar, perusahaan juga menyediakan layanan pendampingan profesional. Pendampingan dilakukan melalui mediasi dan negosiasi dengan pihak penagih (debt collector) agar proses penagihan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku dan mengedepankan prinsip perlindungan terhadap konsumen.

“Tim handling kami bertugas melakukan mediasi dan negosiasi apabila ada penagih yang mendatangi klien yang sudah tidak mampu melakukan pembayaran. Kami berupaya mencarikan jalan keluar yang baik sehingga penyelesaian dapat ditempuh secara lebih proporsional bagi semua pihak,” jelasnya.

READ  Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Ia menambahkan, layanan konsultasi diberikan tanpa dipungut biaya, sedangkan pendampingan hingga proses penyelesaian dilakukan sebagai layanan profesional yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Ke depan, PT Malahayati Nusantara Raya berkomitmen memperluas kegiatan edukasi ke berbagai daerah agar masyarakat semakin memahami risiko pinjaman online, judi online, dan investasi ilegal, sekaligus mengetahui langkah yang dapat dilakukan apabila menghadapi persoalan tersebut.

Maulana juga berharap pengawasan dari regulator terhadap industri financial technology terus diperkuat sehingga seluruh penyelenggara fintech dan pihak penagih mematuhi ketentuan yang berlaku serta memberikan perlindungan hukum yang maksimal kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Malahayati Nusantara Raya Cabang Sukabumi, Sayuti Mahmud, mengatakan hingga saat ini perusahaan telah memberikan pendampingan kepada hampir 100 ribu klien melalui jaringan kantor yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah, kami telah menangani hampir 100 ribu klien. Sebagian besar datang dengan kondisi mental yang sudah tertekan akibat beban utang maupun cara penagihan yang mereka hadapi. Karena itu, kami hadir tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga membantu memulihkan rasa percaya diri mereka agar tidak terus dihantui kepanikan dan kecemasan,” ujarnya.

Menurut Sayuti, PT Malahayati Nusantara Raya kini telah memiliki 11 kantor cabang di sejumlah kota besar sebagai bentuk komitmen dalam memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

“Kami akan terus konsisten menggelar sosialisasi, tidak hanya di Sukabumi, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia hingga tingkat desa. Harapannya, masyarakat memahami risiko pinjaman online, judi online, dan investasi ilegal sebelum menjadi korban,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sayuti juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih jasa konsultan yang menawarkan pendampingan penyelesaian masalah pinjaman online. Menurutnya, maraknya promosi jasa pendampingan melalui media sosial juga membuka peluang munculnya praktik penipuan yang menyasar masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa legalitas perusahaan, keberadaan kantor cabang, serta rekam jejak atau company profile penyedia jasa konsultasi. Jangan mudah percaya kepada pihak yang hanya menawarkan layanan secara daring tanpa identitas dan alamat kantor yang jelas, karena hal itu berpotensi menimbulkan kerugian baru bagi masyarakat yang sedang

Penulis : Prima RK

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap
Resmikan Bedah Rumah di Tosaren, Kapolres Kediri Kota Wujudkan Semangat Polri untuk Masyarakat
Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Jatim Gelar Doa Lintas Agama
Polda Jatim Ungkap 195 Kasus 3C Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka untuk Jaga Keamanan Masyarakat
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri Bedah 80 Rumah Layak Huni, Bapak Usin (85) Kini Miliki Rumah Baru Berpanel Surya
Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto Perkuat Ketahanan Pangan, Edukasi Petani Jagung di Kelurahan Gayam
Upacara Korp Rapor Warnai Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Penghargaan atas Dedikasi dan Kinerja Personel
Polda Jatim Ungkap Tiga Kasus Kejahatan Sumber Daya Alam, Empat Tersangka Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:32 WIB

Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:28 WIB

Resmikan Bedah Rumah di Tosaren, Kapolres Kediri Kota Wujudkan Semangat Polri untuk Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:25 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Jatim Gelar Doa Lintas Agama

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri Bedah 80 Rumah Layak Huni, Bapak Usin (85) Kini Miliki Rumah Baru Berpanel Surya

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:16 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto Perkuat Ketahanan Pangan, Edukasi Petani Jagung di Kelurahan Gayam

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:32 WIB

Uncategorized

Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Jatim Gelar Doa Lintas Agama

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:25 WIB