Harapan yang Tak Padam: Tahap Ketiga Pencarian Iptu Tomi Marbun Dimulai di Sungai Rawara

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Teluk Bintuni – Upaya pencarian terhadap Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Teluk Bintuni yang hilang sejak 18 Desember 2024, kembali dilanjutkan. Hari ini, Rabu, 23 April 2025, pukul 12.30 WIT, Tim Gabungan memulai tahap ketiga Operasi Moskona AB 2025 dengan menyisir aliran Sungai Rawara dan sekitarnya.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Iptu Stenli A. Marani dan melibatkan 21 personel yang dibagi dalam dua regu utama. Menggunakan lima unit longboat, tim menyusuri kedua sisi Sungai Rawara hingga mencapai Kampung Yakora, Distrik Moskona. Fokus pencarian diarahkan pada area-area yang dipenuhi tumpukan kayu dan lokasi-lokasi alami yang diperkirakan dapat menjadi tempat korban terjebak.

Iptu Tomi dilaporkan hilang ketika menjalankan operasi pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat. Dalam pengejaran tersebut, ia diduga hanyut saat mencoba menyeberangi Sungai Rawara, sungai yang dikenal berarus deras dan dipenuhi ancaman satwa liar seperti buaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi Moskona AB 2025 merupakan lanjutan dari dua tahap pencarian sebelumnya yang telah dilakukan pada Desember 2024 dan Januari 2025. Hingga kini, tercatat sebanyak 510 personel gabungan telah terlibat, termasuk personel dari Polri, TNI, dan Basarnas. Berbagai satuan khusus juga dikerahkan seperti Satgas Intelijen, Satgas SAR, Satgas Tindak, Satgas Humas, Banops, Dokes, Identifikasi, Poludara, Propam, dan Pusident dari Polda Papua Barat.

Dalam apel gelar pasukan di Mapolres Teluk Bintuni, Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Eddizon Isir memberikan amanat kepada seluruh personel yang terlibat. Ia menekankan bahwa setiap upaya pencarian adalah wujud pengabdian dan pengorbanan bagi bangsa dan negara. “Kita tidak akan menyerah sebelum menemukan titik terang,” tegasnya di hadapan personel yang bersiap menuju medan operasi.

READ  Dua Pemancing Tenggelam di Danau Kawasan MM2100, Satu Orang Selamat: Pencarian Masih Berlangsung

Hari pertama pencarian tahap ketiga langsung dihadapkan pada tantangan berat. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air Sungai Rawara meningkat drastis, memicu arus yang semakin deras dan menyulitkan pencarian. Meski demikian, semangat tim tidak surut. Dengan penuh kehati-hatian, mereka terus menyisir setiap sudut sungai, berharap menemukan petunjuk baru tentang keberadaan Iptu Tomi.

Keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi ini. Tim pencari dibekali dengan perlengkapan lengkap dan prosedur keselamatan yang ketat. Operasi juga dilengkapi dengan dukungan udara untuk pengawasan dari ketinggian dan koordinasi lintas satuan.

Pihak keluarga, rekan-rekan seangkatan, dan masyarakat Teluk Bintuni terus menanti kabar dengan penuh harap. Doa dan dukungan terus mengalir agar Iptu Tomi dapat ditemukan, apapun keadaannya. Sementara itu, Operasi Moskona AB 2025 akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dengan rencana perluasan area pencarian ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh sebelumnya.

Harapan belum padam. Di tengah derasnya arus dan pekatnya hutan Moskona, perjuangan untuk menemukan seorang abdi negara terus menyala.

(Ken)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton Untuk Infrastruktur Nasional
Masjid Rest Area Cisayar Tinggal Rangka: Dana Miliaran Menguap, Pemkab Sukabumi Diduga Tutup Mata
Dapur Program MBG di Garut Terbakar Tengah Malam, Dugaan Kelalaian Standar K3 dan Pengawasan SPPG Menguat
Dapur MBG atau Bom Waktu? Dugaan Pelanggaran Sanitasi di SPPG Tanjung Jaya 2 Garut Picu Kekhawatiran Publik
KORPRI Kepulauan Meranti Dukung Pemkab Selesaikan Tunda Bayar Gaji ASN, TPP, dan PPPK April 2026
MIO Sukabumi Raya Desak Bupati Asep Japar Copot Kadis PU, Dinilai Gagal dan Tak Transparan
LSM ANNAHL Bongkar Kejanggalan: Program Air MBR Sukabumi dan Jejak Rp300 Miliar
Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:40 WIB

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton Untuk Infrastruktur Nasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:00 WIB

Masjid Rest Area Cisayar Tinggal Rangka: Dana Miliaran Menguap, Pemkab Sukabumi Diduga Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:15 WIB

Dapur Program MBG di Garut Terbakar Tengah Malam, Dugaan Kelalaian Standar K3 dan Pengawasan SPPG Menguat

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:11 WIB

Dapur MBG atau Bom Waktu? Dugaan Pelanggaran Sanitasi di SPPG Tanjung Jaya 2 Garut Picu Kekhawatiran Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:52 WIB

KORPRI Kepulauan Meranti Dukung Pemkab Selesaikan Tunda Bayar Gaji ASN, TPP, dan PPPK April 2026

Berita Terbaru