SUARARAKYAT.info || KEDIRI KOTA – Polres Kediri Kota menerima kedatangan 14 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon “Ksatriya Hawin Sarwahita” dalam rangka Latihan Kerja (Latja) Tahun 2026. Kegiatan penerimaan berlangsung di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Polres Kediri Kota, Selasa (9/6/2026) pagi.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, Perwira Pendamping Taruna Akpol Iptu Azizi, serta seluruh peserta Latja Akpol.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan perwakilan taruna, sambutan perwira pendamping, hingga arahan dari Kapolres Kediri Kota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan ucapan selamat datang kepada para taruna dan pendamping yang akan melaksanakan latihan kerja di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Menurutnya, kegiatan Latja merupakan momentum penting bagi para calon perwira Polri untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.
“Latihan kerja ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman lapangan. Apa yang selama ini dipelajari secara teori harus mampu diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang sesungguhnya,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, tetapi juga menuntut kemampuan memahami kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, para taruna diminta untuk tidak terpaku pada teori, melainkan mampu melihat dan memahami latar belakang setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya membangun rasa empati, kepedulian sosial, serta bekerja dengan hati nurani dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, berikan pertolongan dengan tulus. Empati dan kepedulian adalah nilai penting yang akan membentuk karakter seorang pemimpin Polri di masa depan,” pesannya.
Selain itu, para taruna juga didorong untuk aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti donor darah dan bakti sosial, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus sarana meningkatkan nilai pengabdian selama pelaksanaan latihan kerja.
AKBP Anggi juga mengingatkan seluruh peserta Latja untuk menjaga disiplin, etika, sopan santun, serta nama baik Akademi Kepolisian dan institusi Polri. Ia berharap para taruna mampu menjadi teladan dan calon pemimpin yang berintegritas, profesional, serta dekat dengan masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya dari para senior yang memiliki pengalaman di lapangan. Jadikan setiap pengalaman sebagai bekal berharga dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin Polri di masa mendatang,” tegasnya.
Kepada para pejabat dan perwira di lingkungan Polres Kediri Kota, Kapolres juga berpesan agar memberikan pembinaan dan menularkan pengalaman terbaik kepada para taruna selama menjalani latihan kerja.
Kegiatan penerimaan berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Latja Taruna Akpol Tingkat III Angkatan 58 di Polres Kediri Kota.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para taruna dapat memperoleh pengalaman nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian, memperkuat kompetensi profesional, serta semakin siap menjadi perwira Polri yang Presisi, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Penulis : Ags
Editor : Red
Sumber Berita : suararakyat.info














