Sosok Pemuda Peduli Dampingi Anak Yatim yang Dikembalikan Sekolah, Upayakan Solusi Bersama DPRD dan Dinas Terkait

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi — Kepedulian terhadap masa depan generasi muda ditunjukkan oleh Yogi Pebriansyah, S.H., M.Kn., seorang pemuda yang juga dikenal aktif dalam bidang hukum. Ia mendampingi seorang siswa SMP 1 Kabupaten Sukabumi,di Jalan Selabintana,Sudajaya girang Sukabumi, bernama Noval seorang anak yatim  yang sebelumnya dikembalikan ke orang tua walinya oleh pihak sekolah akibat perilaku kenakalan remaja.

Kasus ini menyita perhatian banyak pihak, terlebih karena menyangkut hak dasar seorang anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, terlepas dari latar belakang dan kesulitan hidup yang ia alami. Menyadari pentingnya peran negara dalam mendampingi anak-anak yang rentan, Yogi pun bergerak cepat. Pada hari ini, ia turut hadir mendampingi Noval bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan audiensi langsung dengan pihak sekolah.

“Kami tidak ingin ada anak yang kehilangan kesempatan untuk berubah dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik hanya karena latar belakang kehidupannya. Apalagi Noval adalah anak yatim. Dia justru harus kita rangkul dan bimbing bersama,” ujar Yogi Pebriansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana konstruktif. Semua pihak bersepakat untuk mencari solusi terbaik agar Noval tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus dikucilkan dari lingkungan sekolah. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah program pembinaan kedisiplinan melalui barak militer, sebagaimana yang pernah digagas oleh Gubernur Jawa Barat sebagai bentuk pendekatan pembinaan karakter terhadap siswa bermasalah.

READ  UIN Malang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Mandiri 2025: Tersedia Untuk Program Sarjana Hingga Doktoral, Yuk Daftar! 

Program barak militer yang dimaksud adalah inisiatif pembinaan semi-militer untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan etika sosial kepada anak-anak dan remaja yang mengalami masalah perilaku. “Kita ingin Noval bukan hanya kembali ke sekolah, tapi juga memiliki motivasi hidup yang lebih kuat. Kalau barak militer bisa jadi jalan untuk membentuk kedisiplinan dan mentalnya, maka itu harus dipertimbangkan dengan serius,” tambah Yogi.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menyambut baik upaya ini dan menyatakan bahwa semua anak memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan masa depan yang lebih baik, tanpa diskriminasi. Kepala Dinas Pendidikan pun menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak lepas tangan terhadap siswa-siswa yang mengalami kesulitan sosial maupun perilaku.

Kisah ini menjadi refleksi penting bahwa penanganan kenakalan remaja tak bisa dilakukan dengan cara mengabaikan atau mengeluarkan mereka dari sistem pendidikan. Justru perlu ada pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat sipil yang peduliseperti yang ditunjukkan oleh Yogi Pebriansyah.

Dengan semangat gotong royong, Yogi dan para pihak terkait terus berupaya agar Noval tidak menjadi korban kedua dari sistem yang abai, melainkan menjadi contoh anak yang berhasil bangkit berkat kepedulian bersama

 

(Herlan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar Disorot, Dugaan Penggunaan Besi Bekas dan Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan
Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:09 WIB

Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar Disorot, Dugaan Penggunaan Besi Bekas dan Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Berita Terbaru