MIO Sukabumi Raya Desak Bupati Asep Japar Copot Kadis PU, Dinilai Gagal dan Tak Transparan

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI — Gelombang kritik terhadap kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, terus menguat pasca audiensi bersama jajaran pengurus Media Independen Online (MIO) Sukabumi Raya yang digelar pada Senin (11/5/2026). Dalam forum yang seharusnya menjadi ruang klarifikasi dan keterbukaan informasi publik itu, justru muncul penilaian bahwa Kepala Dinas PU tidak mampu menjawab sejumlah persoalan mendasar terkait kondisi infrastruktur di Kabupaten Sukabumi.

Kekecewaan terhadap kinerja Dinas PU kini mulai meluas di tengah masyarakat. Sejumlah aktivis, pegiat sosial, hingga netizen di media sosial menilai Dinas PU Kabupaten Sukabumi gagal menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan jalan rusak, proyek tambal sulam, hingga lambannya penanganan infrastruktur di sejumlah wilayah pelosok Sukabumi.

Bahkan di media sosial TikTok, beredar potongan narasi yang dikaitkan dengan pernyataan Bupati Sukabumi Asep Japar atau yang akrab disapa ASJAP. Dalam kutipan yang ramai diperbincangkan publik tersebut, disebutkan bahwa apabila seorang kepala dinas sudah tidak memiliki semangat kerja, maka dipersilakan untuk mundur dari jabatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasi itu kemudian memicu spekulasi dan penilaian publik yang mengaitkan kondisi tersebut dengan kinerja Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi saat ini. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut merupakan sinyal keras terhadap pejabat yang dianggap tidak maksimal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam audiensi bersama MIO Sukabumi Raya, sejumlah pertanyaan yang dilontarkan terkait program kerja, pengawasan proyek, hingga kondisi jalan rusak di berbagai titik dinilai tidak dijawab secara lugas oleh Kepala Dinas PU. Bahkan dalam beberapa momen, jawaban lebih banyak disampaikan oleh Sekretaris Dinas maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga memunculkan anggapan bahwa pimpinan dinas tidak menguasai persoalan teknis maupun substansi yang menjadi sorotan publik.

Ketua dan jajaran MIO Sukabumi Raya menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Menurut mereka, seorang pejabat publik seharusnya mampu memberikan penjelasan secara terbuka, profesional, dan transparan kepada masyarakat, terlebih menyangkut penggunaan anggaran negara dan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

READ  Polsek Bengkalis Optimis Hasil Panen Jagung Pipil di Bengkalis Akan Maksimal

“Publik butuh jawaban, bukan lempar jawaban. Ketika ditanya persoalan utama malah bawahan yang menjawab. Ini menimbulkan pertanyaan besar, sebenarnya kepala dinas memahami persoalan di lapangan atau tidak?” ujar salah satu pengurus MIO Sukabumi Raya.
Sorotan terhadap Dinas PU Kabupaten Sukabumi bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat di sejumlah kecamatan mengeluhkan buruknya kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan minim penanganan. Di beberapa wilayah selatan Sukabumi, akses jalan bahkan disebut membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat juga menilai selama ini Dinas PU lebih banyak melakukan pencitraan dibanding langkah konkret penyelesaian masalah. Tidak sedikit warga yang menganggap perbaikan jalan hanya bersifat sementara dan tambal sulam tanpa perencanaan matang.

Situasi tersebut semakin memperkuat desakan agar Bupati Sukabumi segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Dinas PU, termasuk mempertimbangkan pencopotan Kepala Dinas PU apabila dinilai tidak mampu menjalankan amanah jabatan secara profesional.

“Kalau memang tidak mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat, lebih baik dievaluasi. Infrastruktur ini kebutuhan dasar rakyat, bukan sekadar proyek formalitas,” kata seorang warga yang ikut menyoroti audiensi tersebut.

Publik kini menunggu langkah tegas dari Bupati Sukabumi Asep Japar dalam merespons berbagai kritik dan kegelisahan masyarakat. Sebab di tengah banyaknya persoalan jalan rusak dan tuntutan percepatan pembangunan, masyarakat membutuhkan pejabat yang benar-benar bekerja, hadir di lapangan, serta mampu menjawab persoalan rakyat dengan nyata dan transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU Kabupaten Sukabumi belum memberikan tanggapan resmi terkait berkembangnya desakan evaluasi maupun pencopotan Kepala Dinas PU tersebut.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUKUNG SWASEMBADA PANGAN PRESIDEN RI, KAPOLSEK BENGKALIS GENCAR DORONG KELOMPOK TANI BUDIDAYA JAGUNG PIPIL.
LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu
Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Jadwal Kapal Pelni Sorong Bulan Juni 2026, Kacab Jhoni Rachman: Cek Rute dan Beli Tiket Resmi Agar Pelayaran Aman Sampai Tujuan
Crosser Cilik Berprestasi, M Dylan Ramadhan Terima Penghargaan pada Upacara HJB ke-544 Tingkat Kecamatan Cijeruk
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis Monitoring Lahan Jagung di Desa Ketamputih Kec. Bengkalis
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:13 WIB

DUKUNG SWASEMBADA PANGAN PRESIDEN RI, KAPOLSEK BENGKALIS GENCAR DORONG KELOMPOK TANI BUDIDAYA JAGUNG PIPIL.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:04 WIB

LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:53 WIB

Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru