SNI Jadi Kunci: UMKM PBD Siap Hadapi Pasar Nasional!

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Sorong Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggencarkan upaya peningkatan daya saing produk lokal melalui implementasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam acara sosialisasi di Hotel Belagri, Kamis (31/7/2025).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Asisten Ekbang Setda PBD, Jhony Way, S.Hut., M.SI dan turut dihadiri oleh Kadis Koperasi dan UMKM, Suardi,S.STP serta para pelaku UMKM dari berbagai kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Jhony Way menekankan bahwa SNI bukan sekadar regulasi administratif, tetapi merupakan tolak ukur kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk.

“Kita tidak bisa lagi menutup mata. Barang tanpa SNI sangat berisiko. Contoh helm, makanan, hingga beton – jika tidak standar, bukan hanya kualitasnya diragukan, tapi juga bisa membahayakan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sesuai arahan nasional, minimal 30% dari belanja APBD harus menggunakan produk dalam negeri. Artinya, pemerintah daerah wajib memastikan produk lokal memenuhi standar agar bisa masuk dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kadis Koperasi dan UMKM PBD, Suardi, menambahkan bahwa pihaknya kini aktif menjalin komunikasi dengan BSN (Badan Standardisasi Nasional) untuk membantu UMKM lokal yang ingin mengurus sertifikasi.

READ  Senkom Mitra Polri Kota Semarang Bantu Pastikan Keamanan, Sekitar Stasiun Tawang

“Kita paham pelaku usaha belum banyak yang tahu soal proses ini. Makanya pemerintah hadir sebagai penghubung. Kita dampingi dari awal – dari surat menyurat, uji mutu, sampai siap disertifikasi,” ujarnya.

Namun demikian, salah satu kendala besar yang dihadapi pemerintah saat ini adalah minimnya data valid mengenai jumlah dan jenis UMKM di wilayah Papua Barat Daya. Banyak dinas di kabupaten/kota belum memberikan data yang dibutuhkan.

“Kami ini masih provinsi baru. Pendataan masih jadi tantangan utama. Kalau tidak ada data, kita tidak bisa menyusun strategi yang tepat. Kita butuh dukungan semua pihak,” tegas Jhony.

Meski begitu, semangat pemerintah tidak surut. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari program jangka panjang penguatan ekosistem UMKM berbasis kualitas dan standar nasional.

Dengan keberpihakan nyata dari pemerintah dan dukungan dari lembaga teknis, UMKM Papua Barat Daya diyakini mampu naik kelas dan menembus pasar nasional dengan produk-produk yang aman, berkualitas, dan bersertifikat SNI.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Ketua LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Majelis Guru SD Negeri 5, Dorong Penguatan Pemahaman Adat dan Tunjuk Ajar Melayu
TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Bergerak, Rehab MCK Capai 60 Persen Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Progres TMMD Ke-129 Terus Melaju, Pembangunan Rumah Type 36 di Kampung Sesor Capai 30 Persen
Turun Langsung ke Lapangan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Kobarkan Semangat Gotong Royong Warga
TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herman Lepas Pawai Ta’aruf, MTQ Kecamatan Pelangiran Jadi Momentum Syiar Islam dan Lahirkan Generasi Qur’ani
BERTAHAN TANPA TINDAKAN! Dugaan Permainan Pupuk Subsidi di Morosunggingan Makin Parah, Warga Terpaksa Teriak Lagi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:35 WIB

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:26 WIB

Ketua LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Majelis Guru SD Negeri 5, Dorong Penguatan Pemahaman Adat dan Tunjuk Ajar Melayu

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:28 WIB

TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Bergerak, Rehab MCK Capai 60 Persen Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:26 WIB

Progres TMMD Ke-129 Terus Melaju, Pembangunan Rumah Type 36 di Kampung Sesor Capai 30 Persen

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:23 WIB

Turun Langsung ke Lapangan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Kobarkan Semangat Gotong Royong Warga

Berita Terbaru