Ribuan Ikan Mati Diduga Tercemar Limbah, PT Sinar Inti Makmur Dilaporkan ke Polda Riau

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kuansing,Riau –PT. Sinar Inti Makmur (SIM) dilaporkan ke Mapolda Riau oleh Mahasiswa Egaliter Riau Menggugat (MERIAM) Pada Senin, (26/5/2025).

PT.SIM yang terletak kecamatan Singingi, desa Kebun Lado, diduga bertanggung jawab atas matinya semua ikan yang ada di aliran Sungai Singingi karena tercemar limbah pabrik PT.SIM yang di buang ke sungai.

“Kami menemukan banyak sekali ikan mati di aliran sungai Singingi, kemarin kami turun ke sungai tempat ikan mati, dan menemukan warna sungai yang berubah warna kehitaman, dan tercium bau busuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mencoba melakukan investigasi dengan cara mengikuti dari mana sumber limbah hitam tersebut, akhirnya kami dibawa sampai kealiran sungai kecil yang terdapat limbah hitam yang sangat pekat di atasnya terdapat PT.SIM yang baru beroperasi diduga dimiliki oleh Syamsuir/Sensui, sejauh ini dugaan kami, PT. SIM bertanggung jawab atas bocornya limbah sampai ke sungai besar Singingi yang menyebabkan ribuan ekor mati.

Untuk itu langkah awal kami, kami sudah laporkan PT.SIM ke Mapolda Riau. Selanjutnya untuk memperkuat bukti dugaan kami, kami sudah ambil sampel air yang ada di dekat pabrik dan Sungai tempat ikan mati yang tercemar. Selanjutnya sampel yang kami ambil kami akan kirimkan ke Salah satu Universitas yang ada di Sumbar dan Pekanbaru, yang tentunya lembaga yang berwenang.

READ  Terpidana Masih Berkeliaran, Diduga Kejari Siak Abaikan dua Amar Putusan Hakim

untuk Lakukan pengujian terhadap parameter seperti BOD (Biochemical Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), pH, dan kandungan logam berat. Apakah menunjukkan peningkatan BOD dan penurunan DO (Dissolved Oxygen) setelah melewati zona industri.

Setelah hasil keluar nanti kami akan jadikan sebagai tambahan alat bukti dan perbandingan atas rilis hasil yang dikeluarkan Kepala dinas DLH nanti.

Langkah selanjutnya, kita akan gugat PT.SIM setelah bukti cukup, dan jika kepala DLH tidak transparan kami juga akan laporkan, Kepala dinas DLH Kuantan Singingi, dengan dugaan adanya kongkalikong terkait Terbitnya izin dan Amdal PT.SIM ucap Alfazri.

 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abang Ijo Wakil Bupati Purwakarta Menyerahkan Kuasa Penuh atas perkara Kasus perdata Rp. 35 Miliar ‎
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Dugaan Romance Scam Rp500 Juta di Sukabumi Memanas, Korban Klaim Dikriminalisasi Setelah Tempuh Jalur Hukum
Dr. Dhifla Wiyani Sampaikan Badan Hukum Menjadi Subyek Hukum didalam Tindak Pidana Korporasi di Seminar Hukum Bersama PT Adhi Karya
Oknum Polisi Diduga Terlibat Illegal Logging, Ujian Integritas Institusi di Humbang Hasundutan, Begini Tanggapan Pengamat Hukum
Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan, Pemilik Akun “Sasa Rasa Mak” Dilaporkan ke Polisi
Dana BLT Desa Diselewengkan, Mantan Kades Karangtengah Digganjar 4 Tahun Penjara
Proyek Peningkatan Masjid Darul Naim Tidak Dapat di Fungsikan , Aparat Penegak Hukum di Desak Lakukan Investigasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:43 WIB

Abang Ijo Wakil Bupati Purwakarta Menyerahkan Kuasa Penuh atas perkara Kasus perdata Rp. 35 Miliar ‎

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:05 WIB

Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:05 WIB

Dugaan Romance Scam Rp500 Juta di Sukabumi Memanas, Korban Klaim Dikriminalisasi Setelah Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:03 WIB

Dr. Dhifla Wiyani Sampaikan Badan Hukum Menjadi Subyek Hukum didalam Tindak Pidana Korporasi di Seminar Hukum Bersama PT Adhi Karya

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:42 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat Illegal Logging, Ujian Integritas Institusi di Humbang Hasundutan, Begini Tanggapan Pengamat Hukum

Berita Terbaru