Dirgahayu PDI Perjuangan; Refleksi 52 Tahun di Kuatkan Oleh Rakyat, Satyam Eva Jayate

- Penulis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surarakyat.info.Lamongan– PDI Perjuangan merayakan ulang tahunnya yang ke-52 dengan tema besar “Satyam Eva Jayate” yang berarti “Hanya Kebenaran yang Akan Menang” dan subtema “Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam”.

Tema ini menjadi cerminan semangat partai berlambang banteng dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Lamongan, Erna Sujarwati menegaskan, partai ini telah menjadi simbol perjuangan demokrasi, keberpihakan pada wong cilik, dan pendobrak ketidakadilan sejak awal berdirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perjalanan historis partai ini sangat penting. Semua kader harus memahami bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang konsisten melawan ketidakadilan, menghapus diskriminasi, dan menjadi penyemangat perjuangan rakyat kecil,” ujar Erna dengan tegas, Jumat (10/1/2025).

Akar sejarah PDI Perjuangan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Sukarno pada 4 Juli 1927. Dalam perjalanan panjangnya, PNI bergabung dengan partai-partai lain dan menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973.

Namun, jalan yang dilalui PDI tidak selalu mulus. Di era rezim otoriter, partai ini sering menghadapi tekanan, intervensi, hingga konflik internal. Puncaknya, peristiwa Kudatuli pada 27 Juli 1996 menjadi titik balik yang membentuk karakter PDI Perjuangan sebagai pejuang gigih untuk rakyat.

“Dari sejarah panjang itu, kita belajar bahwa perjuangan tidak pernah mudah. Tapi justru ujian-ujian inilah yang membuat PDI Perjuangan semakin kokoh,” ucapnya.

Mengusung subtema “Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam”, perayaan tahun ini menegaskan komitmen partai untuk terus memperjuangkan cita-cita bangsa.

“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi prinsip yang harus dipegang teguh oleh seluruh kader. Perjuangan kita tidak akan pernah padam, karena rakyat adalah sumber kekuatan kita,” katanya.

Sebagai partai wong cilik, PDI Perjuangan selalu menyatu dengan rakyat. Erna menekankan bahwa ujian berat yang dihadapi partai menjadi pelajaran berharga untuk terus melawan ketidakadilan.

READ  Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar Serap Aspirasi Warga Sukalarang, Tekankan Edukasi dan Pemerataan Penerimaan Tenaga Kerja

“Kami mengambil pelajaran dari ketertindasan, menjadikannya semangat untuk terus melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak rakyat. Dukungan rakyat adalah penopang utama kami,” ujarnya.

Erna juga menyoroti manifesto partai yang dideklarasikan pada 2010 sebagai panduan agar tetap dekat dengan rakyat. “Kalau kita mau menang, kita harus tahu apa yang rakyat inginkan, berjuang untuk mereka, menangis, dan tertawa bersama mereka,” katanya.

Erna menyerukan kepada seluruh kader untuk memegang teguh prinsip ideologis dan keberpihakan kepada wong cilik dalam menghadapi tantangan demokrasi masa depan.

“PDI Perjuangan harus menjadi kekuatan yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial, membangun solidaritas, dan merajut keberagaman. Kekuasaan bukan sekadar alat pembagian jabatan, tetapi sarana memperjuangkan martabat rakyat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan siap menerima mandat rakyat, baik sebagai bagian dari pemerintahan maupun sebagai kekuatan penyeimbang dalam menjaga check and balances demokrasi.

“Peran sebagai penyeimbang sangat strategis. Kita tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi alternatif yang bermanfaat bagi bangsa,” tuturnya.

Mengakhiri refleksinya, Erna mengajak seluruh kader untuk tetap setia pada perjuangan rakyat dan membangun solidaritas yang kuat.

“PDI Perjuangan adalah partai wong cilik yang dipersembahkan untuk rakyat. Bersama rakyat, untuk rakyat, dan demi rakyat,” kata Erna Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Lamongan.

“Kita sulut kembali api pergerakan kita, kuatkan semangat dan soliditas antar kader, kedepan dengan 3 pilar Partai kita, Eksekutif, Struktural, dan Legislatif yang berjalan selaras melaksanakan tugas- tugas kerakyatan. Dekati mereka, gotong royong selesaikan persoalan mereka. Dengan demikian kita semua meyakini kitalah pemenang hati rakyat di Lamongan.” Tegasnya

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR
Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura
Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli
Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem
Hijrah Politik Nina Agustina ke PSI, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengabdian untuk Indramayu
Komisi II DPRD Sukabumi Kawal Prioritas Agroindustri dan Pariwisata Parungkuda dalam Musrenbang 2026
Gerindra Kawal Aspirasi Rakyat, Teddy Setiadi Tegaskan Pentingnya Mekanisme dan Disiplin Administrasi di Musrenbang Cidahu
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:40 WIB

Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR

Selasa, 28 April 2026 - 15:30 WIB

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura

Minggu, 26 April 2026 - 12:03 WIB

Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan

Jumat, 24 April 2026 - 01:55 WIB

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli

Jumat, 17 April 2026 - 08:55 WIB

Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, dalam kegiatan kuliah pakar yang diselenggarakan Universitas Pertahanan (Unhan) secara daring pada Jumat (8/5) dengan tema Penguatan Ketahanan Pangan Nasional melalui Inovasi Teknologi, Kebijakan Gizi dan Keamanan Pangan dalam Mendukung Keamanan Nasional.

Badan Gizi Nasional

BGN Tekankan Peran Komunikasi Publik Dalam Keberhasilan Program MBG

Senin, 11 Mei 2026 - 12:39 WIB